UU Cipta Kerja Buka Lebih Banyak Jalan Proyek Investasi Asing Masuk

    Annisa ayu artanti - 06 Oktober 2020 19:02 WIB
    UU Cipta Kerja Buka Lebih Banyak Jalan Proyek Investasi Asing Masuk
    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: MI/Ramdani
    Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja akan memungkinkan lebih banyak proyek investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) masuk ke Indonesia.

    Dari masuknya investasi tersebut akan menciptakan efek domino terhadap kesejahteraan pekerja dan masyarakat secara luas.

    "Investasi dan konsumsi sangat erat kaitannya. Konsumsi terjadi ketika masyarakat memiliki daya beli dan daya beli dapat tercipta jika masyarakat memiliki kepastian pendapatan. Penghasilan dapat dipastikan jika ada pekerjaan. Di sinilah investasi memegang peran kunci dalam menciptakan lapangan kerja,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis, Selasa 6 Oktober 2020.

    Ia menjelaskan, sejak 2015 iklim investasi di Indonesia terus membaik. Hal itu tercatat dalam peringkat kemudahan berusaha di indonesia (ease of doing business/EODB). Pada 2015, Indonesia menempati peringkat 114, kemudian terus meningkat menjadi peringkat 109 pada 2016 dan peringkat 91 pada 2017.

    Meski berada pada peringkat yang sama yakni pada peringkat 73 pada 2018 dan 2019 Indonesia terus mencatatkan peningkatan skor pada indeks tersebut. Indonesia mencetak 67,96 pada 2018 dan meningkat menjadi 69,6 pada tahun berikutnya.

    “Kami sudah mengalami kemajuan positif, namun masih ada keluhan dari investor. Yang utama terkait perizinan. Omnibus Law memberikan kepastian kepada investor bahwa izin dapat diberikan dan dilayani dengan cara yang cepat, mudah, dan pasti,” ucapnya.

    Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini juga menyampaikan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pemerintah Indonesia saat ini tengah fokus kepada peningkatan upaya transformasi ekonomi dan investasi yang memberikan nilai tambah.

    Oleh karena itu, BKPM berkomitmen untuk melayani dan memberikan fasilitas terbaik dalam menyambut investor dalam dan luar negeri. Dalam Omnibus Law Cipta Kerja, investor harus bersedia bekerja sama dengan perusahaan nasional atau UMKM sehingga efek lanjutan investasi terasa untuk seluruh kalangan.

    "Namun investor besar harus mau bekerja sama dengan perusahaan nasional maupun mikro kecil, dan usaha menengah (UMKM) yang tertuang dalam Omnibus Law," ucapnya.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id