UU Cipta Kerja Dinilai Hilangkan Ego Sektoral

    Medcom - 16 Oktober 2020 09:00 WIB
    UU Cipta Kerja Dinilai Hilangkan Ego Sektoral
    Asep Warlan Yusuf. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia.
    Jakarta: Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja dinilai menghilangkan ego sektoral, perizinan yang berbelit serta kepastian waktu dan biaya berinvestasi. Investor yang akan menginvestasikan modalnya di Indonesia juga dipermudah.
     
    Pengamat Politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung Asep Warlan Yusuf mengatakan hambatan birokrasi dalam perizinan dunia usaha dihilangkan. Investor yang akan menginvestasikan modalnya di Indonesia dipermudah. Dengan demikian, lapangan kerja akan tercipta lantaran investor bisa membangun usaha dengan maksimal.
     
    Selain itu, kata Asep, ada jaminan dari pemerintah jika buruh kena PHK. Pesangon ditanggung perusahaan dan pemerintah.
     
    "Kenapa jadi beban pemerintah? Karena pengusaha menyatakan, ya tidak sepenuhnya oleh kami, negara pun harus menjamin terhadap situasi kondisi perusahaan," kata Asep, Jumat, 16 Oktober 2020.
     
    Selain itu, UU Cipta Kerja juga mengatur outsourcing. Menurutnya, pegawai outsourcing atau kontrak semakin jelas status hukum atau basisnya, kini mereka tidak terikat lagi pada waktu, tetapi kompetensi.
     
    "Kalau kompetensinya bagus, dibutuhkan, ya akan terus dijadikan karyawan. Kalau sekarang mah kan, outsourcing itu sekedar waktu, waktunya habis (kontrak) ya sudah tidak jelas nasibnya," terangnya.
     
    Asep menambahkan, hal-hal yang bagus dari UU Cipta Kerja ini tidak terpublikasi dengan baik ke publik, khususnya kepada para tenaga kerja. Jika pemerintah partisipatif dan ada pelibatan publik yang luas, khususnya dari tenaga kerja, mungkin daya tolak terhadap UU Cipta Kerja ini akan kurang.
     
    "Ketika dialog dilakukan, sudah jadi (UU Ciptaker) kan mereka menjadi merasa tidak punya makna. Jadi saya kira masalah utama ini adalah komunikasi yang sangat lemah dari pemerintah," ujarnya.

    (FZN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id