Waskita-Terregra Asia Energy Garap Proyek Jumbo EBT Rp12,5 Triliun

    Annisa ayu artanti - 06 Januari 2021 16:06 WIB
    Waskita-Terregra Asia Energy Garap Proyek Jumbo EBT Rp12,5 Triliun
    Waskita Karya. Foto : Waskita.
    Jakarta: PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) menandatangani Master Agreement pembangunan pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan total nilai investasi Rp12,5 triliun.

    Kedua emiten tersebut merinci akan membangun lima Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Sumatera Utara dan dua Pembangkit Listrik Tenaga Air di Nanggroe Aceh Darussalam.

    Director of Operation III Waskita Karya Gunadi mengatakan tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan tol, perusahaan juga fokus membangun infrastruktur lain seperti pembangkit listrik.

    "Selain jalan tol, untuk mendukung target pencapaian kontribusi EBT oleh pemerintah pada 2024 sebesar 23 persen dari total kebutuhan energi di Tanah Air, Waskita juga memberikan kontribusi dalam pembangunan proyek-proyek EBT di Indonesia, sebagaimana yang baru saja ditandatangani dengan PT Terregra Asia Energy," kata Gunadi dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Januari 2021.

    Sementara itu, President Director Terregra Asia Energy Djani Sutedja merinci lima PLTMH yang berlokasi di Sumatra Utara telah memiliki Power Purchase Agreement (PPA) dengan PLN dengan kapasitas masing-masing 2x3,5 megawatt sebanyak dua proyek, kapasitas 2x4,9 megawatt sebanyak satu proyek, dan 2x5 megawatt sebanyak dua proyek. Total kelima kapasitas PLTMH tersebut 42,98 megawatt.

    Sedangkan untuk dua unit PLTA masing-masing dengan kapasitas 2x166 megawatt dan 3x45 megawatt atau total mencapai 467 MW telah selesai studi kelayakan dan perizinan lokasi. Total kapasitas dari tujuh hydro power plant tersebut adalah sebesar 509,98 megawatt. Commercial on date (COD) ditargetkan untuk PLTMH 24 bulan dari saat pembangunan sedangkan untuk PLTA 36 bulan.

    "Energi baru terbarukan di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, baik yang berasal dari sungai, matahari, angin dan biomassa, Terregra Asia Energy akan terus melakukan research and development untuk memberikan kontribusi yang berarti dalam pemenuhan kebutuhan EBT di Indonesia," tuturnya.

    Biaya bangun proyek jumbo

    Senior Vice President EPC Division Waskita Karya Purma Yose Rizal mengatakan Waskita sangat siap untuk mendukung Terregra Asia Energy sebagai kontraktor EPC pembangunan tujuh proyek tersebut. Nilai investasi diperkirakan cukup besar yakni mencapai Rp12,5 triliun.

    Finance Direktur Terregra Asia Energy, Daniel Tagu Dedo mengatakan sumber dana pembiayaan akan dipenuhi melalui skema debt financing dan equity financing yang melibatkan lembaga pembiayaan dalam negeri. 

    "Aksi korporasi yang sedang disiapkan oleh Terregra Asia Energy adalah rights issue dan penerbitan green bond dalam rangka mendukung pembangunan power plant renewable energy yang baru saja ditandatangani," tukas Daniel.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id