Pengelola Mal Sambut Relaksasi PSBB Awal Juni

    Ilham wibowo - 19 Mei 2020 11:27 WIB
    Pengelola Mal Sambut Relaksasi PSBB Awal Juni
    Ilustrasi mal. MI/Susanto
    Jakarta: Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) antusias menyambut kelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang rencananya diterapkan pemerintah mulai awal Juni 2020. Seluruh fasilitas hiburan dan pertokoan bisa memulai kembali aktivitas.

    "Sudah siap-siap semua, hampir semua mal sudah siap kembali beroperasi. Kami sangat siap," kata Ketua APPBI Stefanus Ridwan kepada Medcom.id, Selasa, 19 Mei 2020.

    Meski demikian, ia tak mengetahui pasti implementasi skenario relaksasi PSBB untuk pusat perbelanjaan yang rencananya akan diberlakukan pada 8 Juni 2020. Saat ini, lampu hijau dari kepala daerah yang menerapkan kebijakan PSBB jadi kunci dimulainya kembali aktivitas mal.

    "Belum ada kepastian, itu kan dari usulan-usulan. Saya juga menantikan kapan sebenarnya akan diizinkan, belum ada keterangan dari kepala daerah," ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua APPBI DKI Jakarta Ellen Hidayat memastikan pihaknya mengikuti arahan dari Gubernur DKI Jakarta ihwal tanggal yang dipilih untuk mulai beroperasinya mal. Menurutnya, dibutuhkan maksimal sekitar satu minggu sebelum tanggal pembukaan dilakukan bagi para tenant untuk mempersiapkan karyawan dan juga bahan baku untuk kategori F&B (food and beverage) agar dapat memulai kembali usahanya.

    "Untuk itu kami juga minta agar Pemprov DKI dapat segera mengumumkan tentang masalah PSBB yang akan berakhir di 22 Mei ini, sehingga para tenant cukup waktu untuk memulai kembali usahanya," ungkapnya.

    Sebelumnya, terkait pelonggaran PSBB, Kemenko Perekonomian telah menyusun kajian awal dalam pemulihan ekonomi dari pandemi covid-19. Tahapan pemulihan ekonomi Indonesia ini telah ramai beredar di publik.

    Pada tahap pertama Senin, 1 Juni 2020, industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B) dapat beroperasi dengan tetap menerapkan social distancing, memenuhi persyaratan kesehatan dan tetap menjaga jarak.

    Toko, pasar, dan mal belum boleh beroperasi, kecuali toko penjual masker. Sektor kesehatan full beroperasi, sedangkan kegiatan di luar ruangan hanya diperkenankan untuk berkumpul dua orang.

    Pada Senin, 8 Juni 2020, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan toko tidak diperkenankan dalam keadaan ramai. Kegiatan usaha berkontak fisik belum diperbolehkan, sedangkan kegiatan di luar ruangan hanya diperkenankan untuk berkumpul dua orang.

    Tahapan berikutnya Senin, 15 Juni 2020, toko, pasar, dan mal tetap seperti pada tahap dua, tetapi kegiatan usaha berkontak fisik mulai diperbolehkan dengan protokol ketat. Pembukaan museum dan tiket dijual secara daring. Sekolah tatap muka berlaku secara bertahap dan kegiatan di luar ruangan mulai diperkenankan.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id