Pengamat Sebut Sektor Pariwisata NTT Mulai Bangkit

    Antara - 23 Juni 2020 14:15 WIB
     Pengamat Sebut Sektor Pariwisata NTT Mulai Bangkit
    Pairwisata NTT. Foto : MI/Ramdani.
    Kupang: Pembangunan empat cottage atau vila di kawasan wisata di Teluk Mulut Seribu, Kabupaten Rote Ndao merupakan bukti kebangkitan pariwisata di NTT di tengah pandemi covid-19.

    "Kita perlu apresiasi apa yang dilakukan oleh Gubernur NTT, apa yang dilakukan ini memberikan angin segar bagi dunia pariwisata di NTT yang sempat mati suri akibat covid-19 dalam beberapa bulan terakhir," kata Pengamat Ekonomi dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Umbu Raya kepada Antara di Kupang, Selasa, 23 Juni 2020.

    Sebelumnya, Gubernur NTT bersama sejumlah Forkompimda di NTT meresmikan empat vila di kawasan wisata baru itu guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTT. Umbu yang juga dosen ekonomi di Fakultas Ekonomi Undana itu mengatakan pariwisata di NTT merupakan salah satu sektor utama dalam peningkatan ekonomi di provinsi berbasis kepulauan itu.

    Oleh karena itu apa yang dilakukan oleh gubernur NTT pekan lalu itu adalah suatu hal yang bisa dikatakan sebagai hal positif demi peningkatan ekonomi masyarakat di daerah itu.

    Ia menambahkan bukti kebangkitan pariwisata di NTT juga mulai ditandai dengan dipersiapkan tujuh destinasi wisata unggulan baru untuk dikunjungi wisatawan di NTT itu.

    Ketujuh destinasi wisata baru itu di antaranya Pantai Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Perairan Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, wisata alam dan budaya Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan.

    Selain itu, wisata Kampung Adat Praimadita, Kabupaten Sumba Timur, wisata pantai di Moru, Kabupaten Alor, dan wisata alam di sekitar Taman Nasional Kelimutu, Kabupaten Ende.

    Namun, walaupun sudah dibuka, pemerintah perlu juga memikirkan kembali niat dari wisatawan untuk berwisata di kawasan wisata di NTT ini.

    "Yang perlu dipikirkan saat ini apakah ada yang mau datang berwisata, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19. Selain itu juga transportasi udara di beberapa daerah belum mulai dibuka," ujar dia.

    Kadis Pariwisata NTT Wayan Darmawan menambahkan selama pandemi ini pembukaan kawasan wisata di NTT dibagi dalam tiga tahap yakni untuk masyarakat lokal, baru kemudian wisatawan domestik dan yang terakhir adalah seluruh wisatawan.

    "Tentunya semuanya itu sambil kita berharap agar pandemi ini segera berakhir," tambahnya.

    Ia sendiri yakin perlahan-lahan perekonomian masyarakat di NTT khususnya di sektor pariwisata akan bangkit. Semuanya itu bisa terlaksana jika dilakukan secara bertahap.  




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id