Kemendag Pacu Penguatan Merek Lokal

    Ilham wibowo - 25 Juni 2020 15:38 WIB
    Kemendag Pacu Penguatan Merek Lokal
    Menteri Perdagangan Agus Suparmanto - - Foto: dok Kementerian Perdagangan
    Jakarta: Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mendorong penguatan merek produk lokal agar mampu bersaing di pasar global. Hal ini akan berimbas pada peningkatan nilai ekspor Indonesia di masa pandemi covid-19.

    "Pemerintah mendorong ide kreatif setiap pelaku usaha agar dapat terus memanfaatkan peluang di pasar global agar merek lokal tetap kuat dan berdaya saing, khususnya dalam rangka memperbaiki ekonomi Indonesia di masa pandemi ini,” ujar Agus melalui keterangan resminya, Kamis, 25 Juni 2020.

    Menurut Agus produk Indonesia memiliki kekuatan pasar tersendiri dan terbukti mampu bersaing dengan produk dari negara lain. Namun, pengembangan ide dan kreativitas produk lokal masih harus ditingkatkan dengan memperhatikan perubahan sosial ekonomi yang terjadi akibat pandemi.

    “Dalam mendukung merek lokal berkiprah di kancah global ini, Kemendag telah melakukan promosi produk melalui misi dagang dan pameran internasional, memfasilitasi desain produk ekspor, serta memaksimalkan peran perwakilan perdagangan di luar negeri sebagai agen pemasaran,” lanjut Agus.

    Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kasan menambahkan sosialisasi terus dilakukan agar pelaku usaha mampu memanfaatkan peluang dan menguasai pasar global

    “Banyak produk 100 persen Indonesia yang telah berhasil mendunia, di antaranya merek GT Radial dari PT. Gajah Tunggal, Kopiko dan Kopi Torabika dari PT. Mayora, dan Paper One dari APRIL Group. Mereka berhasil membangun merek global dan bersaing di berbagai regional seperti Amerika, Eropa, Asia termasuk Timur Tengah, Australia, dan Afrika,” ujar Kasan.

    Adapun penerapan kebijakan strategis di bidang ekspor dan impor diharapkan mampu mendukung kelancaran ekspor produk lokal. Kebijakan strategis ini antara lain, memberikan pelatihan kepada calon eksportir baru secara virtual selama masa pandemi, serta mengusulkan insentif berupa asuransi atau kredit ekspor bagi eksportir terdampak covid-19.

    “Selain menjalankan kebijakan strategis, penguatan merek global juga harus memanfaatkan perwakilan perdagangan sebagai agen pemasaran untuk menggali informasi terkini negara tujuan ekspor. Dengan demikian, promosi dapat terintegrasi baik dan dapat mendorong peningkatan nilai ekspor Indonesia,” pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id