Pembangunan Kilang Pertamina Terus Berjalan di Tengah Pandemi

    Suci Sedya Utami - 07 April 2020 20:38 WIB
    Pembangunan Kilang Pertamina Terus Berjalan di Tengah Pandemi
    Pertamina. Foto : MI/SAFIR MAKKI.
    Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan pembangunan megaproyek kilang nasional terus berjalan kendati adanya wabah covid-19.

    Proyek refinary development master program (RDMP) atau pengembangan kilang serta grassroot refinary (GRR) atau pembangunan kilang baru terus dikebut demi mengejar ketahanan dan kemandirian energi nasional. Perseroan mengklaim mencatatkan progres positif agar sesuai target.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan megaproyek RDMP dan GRR menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Kilang Balikpapan hingga triwulan I tahun ini progressnya mencapai 15,02 persen, hingga akhir tahun ditargetkan mencapai 40 persen. Sementara untuk Kilang Balongan dan Cilacap masing-masing ditargetkan mencapai 10 persen tahun ini, dan akan terus dikebut sesuai target tahapan pembangunannya.

    “Dalam rangka percepatan, Pertamina paralel telah melakukan sejumlah pekerjaan seperti pembangunan dermaga (jetty), site development, pembangunan workshop & warehouse, pembangunan kantor gedung laboratorium & HSSE serta sarana pendukung lainnya,” kata Fajriyah dalam keterangan resmi, Selasa, 7 April 2020.

    Pertamina juga telah menyelesaikan pengadaan peralatan utama yang membutuhkan waktu lama untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai target. Saat ini peralatan utama tersebut sedang dalam proses pembuatan atau manufacturing.

    Selain itu, negosiasi dengan mitra bisnis dan investor juga terus berjalan dengan baik. Sejumlah MoU dan kesepakatan bisnis telah ditandatangani antara Pertamina dengan berbagai pihak, seperti ADNOC, Mubadala, Rosneft, K-Sure dan lain sebagainya. Termasuk negosiasi dengan Saudi Aramco juga masih terus berlanjut yang ditargetkan bisa selesai pada akhir April 2020.

    Misalnya saja pada proyek RDMP Balongan yang terbagi menjadi tiga fase. Pembangunan RDMP Balongan fase satu saat ini masih pada tahap Dual FEED Competition (DFC) dengan dua konsorsium yakni Konsorsium RRE (PT Rekayasa Industri, PT Rekayasa Engineering dan PT Enviromate Technology International) dan konsorsium JSW di antaranya JGC Indonesia, PT Synergy Engineering, dan PT Wijaya Karya. proses ini ditargetkan selesai pada Mei 2020.

    Untuk fase dua saat ini sedang dilakukan studi kelayakan serta memulai Revamp Studi Unit ARDHM. Sementara untuk RDMP Balongan fase tiga atau dikenal dengan New Refinery and Petchem Complex Jabar, proses studi kelayakan akan dilakukan bersama partner dan sedang dalam penetapan lokasi serta pengadaan lahan.  Progres RDMP Balongan fase tiga saat ini sedang proses pengadaan lahan serta partnership antara Pertamina dan ADNOC telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk pengembangan Kompleks Kilang Terintegrasi Petrokimia di Balongan, Jawa Barat.

    Kemudian RDMP Plaju saat ini telah memasuki pengadaan Licensor Basic Engineering Design (BED), dan memulai Pekerjaan BED. Sementara RDMP Dumai dalam tahap dilakukan tender revisit Bankable Feasibility Study (BFS).

    Sementara itu, GRR Tuban sudah selesai dengan proses pengadaan lahan dan sedang dalam proses pembayaran. Pertamina dan Rosneft bahkan telah menandatangani kontrak desain Kilang Tuban dengan kontraktor terpilih pada 28 Oktober 2019.

    Saat ini telah dimulai pelaksanaan BED dan Front End Engineering Design (FEED). Progres pembersihan lahan (land clearing) telah mencapai 90,08 persen serta progress restorasi mencapai 46,40 persen. Adapun progress General Engineering Design (GED) telah mencapai 6,22 persen.
     
    “Dengan dukungan semua pihak, pembangunan kilang diharapkan berjalan lancar dan selesai sesuai waktu yang ditargetkan, sehingga kita bisa berdaulat secara energi,” pungkas Fajriyah.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id