99 Persen UMKM Dapat Bantuan Selama Pandemi Covid-19

    Juven Martua Sitompul - 17 Juni 2021 00:16 WIB
    99 Persen UMKM Dapat Bantuan Selama Pandemi Covid-19
    Ilustrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) - - Foto: dok MI



    Jakarta: Pemerintah memberikan bantuan modal kerja, subsidi kredit UMKM hingga relaksasi bunga kredit perbankan demi mempertahankan sektor UMKM selama pandemi covid-19. Stafsus Menkop UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Fiki Satari, menyebut berdasarkan hasil survei Lembaga Demografi FMB UI, 99 persen UMKM sudah mendaftar dan menerima bantuan pemerintah.

    "Lalu mayoritasnya membelanjakan bantuan tersebut untuk membeli bahan baku dan barang modal," kata Fiki dalam dialog 'Kreativitas UMKM Bertahan di Masa Pandemi' yang ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu, 16 Juni 2021.

     



    Menurut Fiki, Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro yang sudah tersalurkan hingga saat ini mencapai 9,8 juta usaha mikro atau setara dengan Rp11,76 triliun. Jumlah itu mencapai 77 persen dari pagu anggaran yang totalnya sejumlah Rp16,36 triliun.

    Banpres produktif tahap kedua akan kembali dibuka pada bulan ini dengan menyasar 3 juta usaha mikro. Selain itu, kata Fiki, Kemenkop-UKM tengah mengkaji pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM unggulan untuk mendapatkan kredit hingga Rp20 miliar.

    Hal ini bertujuan agar para pelaku usaha kecil Indonesia bisa bersaing di kancah global. "Kita berharap ini bisa segera ditetapkan pemerintah," katanya.

    Sementara itu, Direktur Bisnis Kecil & Menengah BRI, Amam Sukriyanto, mengatakan BRI fokus mendampingi UMKM selama pandemi covid-19. Dia mengeklaim total portofolio kredit BRI lebih dari 80 persennya adalah UMKM.

    "Oleh karena itu BRI betul-betul berusaha menjadi mitra strategis pemerintah mengakselerasi program PEN 2021 ini," kata Amam.

    Baca: Ambisi Tingkatkan Ekspor UMKM di 2024, Begini Strategi Teten

    Amam mengatakan pihaknya menyambut baik rencana Kemenkop-UKM meningkatkan KUR hingga Rp20 miliar. "Kita dengan senang hati menunggu aturan pemerintah yang baru apabila nanti bisa sampai mengucurkan KUR hingga Rp20 miliar," kata dia.

    Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), Ikhsan Ingratubun, mengatakan UMKM saat ini memang sudah mulai bangkit meski belum pulih seperti 2019. Ikhsan menyebut sekarang banyak pelaku UMKM beralih ke dunia digital dalam menjual produknya.

    "Kami mencatat sekitar 5 juta pemain baru di marketplace online pada saat pandemi ini. Mau tidak mau memang UMKM harus masuk dunia digital atau marketplace supaya bisa bertahan," kata dia.

    Ikhsan menyampaikan inisiatif Banpres Produktif Usaha Mikro yang digagas dalam program PEN 2020 dan 2021 sangat tepat dalam membantu pengusaha mikro saat pandemi yang membuat kesulitan modal untuk bertahan.

    "Selain pengusaha mikro, ada tipikal UMKM yang tidak mampu membayar utangnya, yang akhirnya diberikan keringanan pembayaran suku bunga kredit, bahkan bunganya didiskon 50 persen lewat kebijakan pemerintah. Untuk UMKM yang mampu bertahan di masa pandemi diberikan KUR yang sangat membantu mereka untuk bertransformasi," kata dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id