Sapi Belgian Blue Siap Dikembangkan di Indonesia

    Ilham wibowo - 15 September 2020 10:27 WIB
    Sapi Belgian Blue Siap Dikembangkan di Indonesia
    Ilustrasi Sapi. Foto : MI.
    Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta agar riset peternakan dapat mendukung kemandirian pangan di masa mendatang. Ternak unggulan seperti sapi Belgian Blue juga perlu dikembangkan untuk dibudidayakan khususnya di Papua dan Kalimantan.

    "Persilangan sapi harus diciptakan dan adaptif terhadap lingkungan kita. Untuk pengembangan ke depan daerah Papua sangat potensial sebagai rencana sentra ternak lokal," ujar Mentan melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 15 September 2020.

    Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry menyampaikan pihaknya mengupayakan akselerasi pemanfaatan inovasi teknologi dan produksi bibit. Berbagai riset dilakukan untuk menghasilkan bibit sapi unggul yang menghasilkan daging lebih banyak dan berkualitas.

    "Salah satunya melalui pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia dan masih banyak yang lain," ujarnya.

    Seekor pedet sapi Belgian Blue berjenis kelamin jantan lahir di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi dengan bobot 67 kg. Pedet yang dihasilkan murni hasil transfer embrio dan diberi nama Wisanggeni melengkapi empat ekor sapi Belgian Blue yang awalnya didatangkan pertama kali dari Belgia ke Indonesia pada 2017.

    Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Agus Susanto memaparkan bahwa Belgian Blue merupakan sapi tipe pedaging yang bobotnya dapat mencapai 700 kg-1 ton. Bobot sapi bisa melonjak dikarenakan adanya mutasi gen myostatin atau gen pertumbuhan yang berfungsi menekan pertumbuhan otot.

    "Pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia merupakan wujud pengembangan sapi baru di Indonesia dalam upaya meningkatkan kecukupan daging sapi, karena karkas sapi Belgian Blue ini dapat mencapai 73 persen," paparnya.

    Saat ini di Balitnak juga ada BB-cross, yaitu sapi persilangan antara Belgian Blue dengan sapi Friesian Holstein (FH) sebanyak 13 ekor. Pada September 2020 juga direncanakan akan lahir lagi sapi-sapi BB-cross sebanyak empat ekor dengan cara lahir alami.

    "Selain mutasi gen myostatin, keuntungan pengembang Belgian Blue yakni perototan yang tinggi sehingga meningkatkan jumlah karkas dengan kandungan lemak pada daging yang rendah," pungkasnya. 


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id