Uni Eropa Luncurkan Program Pengembangan BUMDES di NTT

    Antara - 08 Oktober 2020 12:51 WIB
    Uni Eropa Luncurkan Program Pengembangan BUMDES di NTT
    Bumdes. Foto : Kemendagri.
    Kupang: Uni Eropa bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) meluncurkan proyek ENVISION untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa di 50 desa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Demikian dikatakan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam H.E Vincent Piket dalam sambutannya pada peluncuran proyek ENVISION yang dilakukan secara virtual.

    Proyek pengembangan BUMDes dilakukan di 50 desa di NTT tersebar di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan dengan anggaran Rp16,6 miliar.

    Ia mengatakan Uni Eropa memiliki komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa termasuk di provinsi berbasis kepulauan ini. Uni Eropa, kata dia, sangat mendukung terhadap pengembangan sosial ekonomi di Indonesia guna mencapai Development Goals (SDGs) pada 2023.

    "Apabila kita ingin mengembangkan ekonomi secara keseluruhan maka kita harus mulai dari komunitas lokal sehingga pengembangan ekonomi dilakukan secara menyeluruh," tegas Vincent Piket dikutip dari Antara, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Dia mengatakan BUMDes memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan pembangunan ekonomi masyarakat sehingga perlu diberikan pelatihan penguatan manajemen pengelolaan BUMDes bagi masyarakat sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

    "Peran kaum perempuan dan pemuda sangat penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat desa," kata Vincent Piket.

    Ia mengatakan Uni Eropa juga mendukung pengembangan BUMDes di beberapa daerah seperti Sulawesi Selatan untuk mendorong percepatan pengembangan usaha ekonomi masyarakat pesisir.

    Sementara itu Direktur Nasional WVI Doseba T Sinay mengatakan proyek ENVISION bertujuan untuk penguatan organisasi masyarakat sipil dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di tiga kabupaten di NTT, yaitu Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Kupang.

    Dia mengatakan pendampingan dilakukan di 50 desa dan berfokus pada keterlibatan perempuan dan anak muda dalam pengelolaan BUMDes sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

    "Proyek ENVISION akan meningkatkan kapasitas masyarakat desa untuk dapat secara efektif dan akuntabel mengelola dana desa yang jumlahnya terus meningkat," kata Sinay.

    Ia mengatakan perempuan dan anak muda akan dibekali dengan keterampilan teknis, seperti literasi keuangan dan kepemimpinan.

    Menurut dia, peningkatan partisipasi perempuan dapat mendorong perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan BUMDes yang dikelola dengan baik dan pelibatan perempuan dan anak muda akan memberikan manfaat signifikan bagi peningkatan kesejahteraan warga desa di NTT.

    Kegiatan peluncuran program ENVISION dihadiri juga Bupati Sumba Timur, Gideon Mbilijora serta perwakilan dari Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan dan Pemerintah Nusa Tenggara Timur.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id