GoPay Gandeng Halodoc Dukung Kesejahteraan UMKM saat Pandemi

    Angga Bratadharma - 10 Oktober 2020 12:33 WIB
    GoPay Gandeng Halodoc Dukung Kesejahteraan UMKM saat Pandemi
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: GoPay menjalin kerja sama dengan Halodoc dalam rangka mendukung kesejahteraan para mitra usaha khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tengah berjuang di masa pandemi covid-19. Kolaborasi ini diharapkan bisa membuat laju bisnis UMKM lebih maksimal di masa mendatang.

    Head of Offline Payment GoPay Ardelia Apti mengungkapkan kolaborasi GoPay dan Halodoc merupakan bagian dari upaya holistik untuk mendukung kesejahteraan mitra usaha khususnya UMKM. Di masa pandemi ini, GoPay berkomitmen mendorong para mitra tetap bisa bertahan dan mengembangkan usahanya.

    "Namun untuk bisa menjalankan hal tersebut, kesehatan harus menjadi prioritas utama. Terlebih, bagi mereka yang harus bekerja keluar rumah setiap hari agar usahanya berjalan. Kami harap ini dapat dimanfaatkan mitra usaha untuk saling jaga kesehatan karyawannya," kata Ardelia, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Adapun kolaborasi itu yakni memberikan promo khusus untuk para mitra usaha GoPay yang tengah berjuang di masa pandemi ini. Mitra usaha dapat memanfaatkan voucher cashback di Halodoc untuk pembelian produk dan layanan kesehatan seperti rapid test, vitamin, obat-obatan, hingga konsultasi dengan dokter umum dan spesialis.

    Dalam enam bulan terakhir, ekosistem Gojek telah membantu 265 ribu UMKM go digital untuk mengembangkan usahanya melalui inisiatif #MelajuBersamaGojek. Melalui fitur Go-Nearby di aplikasi Gojek, pengguna dapat mengakses lebih dari 40 ribu mitra usaha GoPay yang telah berkomitmen menerapkan protokol J3K (Jaga Kesehatan, Jaga Kebersihan, Jaga Keamanan).

    Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Bambang Kusmiarso menyebutkan bahwa pandemi covid-19 telah mendorong pelaku UMKM meningkatkan daya saing agar tetap bertahan hidup.
     
    Menurut dia pandemi ini meningkatkan motivasi dan menciptakan ruang tanpa batas melalui peningkatan penggunaan platform digital yang dapat menjadi motor penggerak dalam pemulihan ekonomi yang diharapkan bersama.

    "Kami yakin UMKM akan menjadi penggerak perekonomian dalam periode pemulihan ekonomi saat ini, mampu mempengaruhi era baru ini pada masa adaptasi," katanya.

    Berkaitan dengan hal itu, lanjut Bambang, pelaku UMKM perlu menyesuaikan diri dengan memperhatikan momentum untuk merespons adaptasi kebiasaan baru dengan melakukan empat hal. "Keempat hal itu adalah A-M-C-F yakni adaptif, momentum, creative, dan fastest," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id