Menko Airlangga: Banyak Hoaks soal Klaster Ketenagakerjaan di UU Cipta Kerja

    Eko Nordiansyah - 07 Oktober 2020 17:24 WIB
    Menko Airlangga: Banyak Hoaks soal Klaster Ketenagakerjaan di UU Cipta Kerja
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok. Kemenko Perekonomian.
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut banyak kabar tidak benar (hoaks) beredar di masyarakat terkait Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Kebanyakan hoaks menyangkut soal klaster ketenagakerjaan di UU Cipta Kerja.

    "Banyak hoaks beredar tentang ketenagakerjaan. Saya tegaskan bahwa upah minimum tidak dihapuskan. Tetapi tetap mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi, dan salary yang diterima itu tidak akan turun," kata dia dalam video conference di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Terkait dengan pesangon, Airlangga menyebut, tetap ada dalam UU Cipta Kerja. Pengaturan pesangon bertujuan untuk memberi kepastian pembayaran, ditambah adanya jaminan kehilangan kerja dengan manfaat berupa peningkatan kompetensi (upskilling), serta akses kepada pekerjaan baru.

    Selanjutnya, UU Cipta Kerja juga mewajibkan pengusaha untuk memberikan waktu istirahat bagi pekerja/buruh seperti UU yang sudah ada. Sementara pekerjaan yang sifatnya tertentu dan membutuhkan fleksibilitas seperti e-commerce itu diatur sesuai Pasal 77.

    "Kemudian ditegaskan bahwa pengusaha wajib memberikan cuti dan waktu istirahat. Wajib memberikan waktu ibadah. Demikian juga terkait dengan cuti-cuti, baik itu terkait melahirkan, menyusui, dan haid tetap sesuai undang-undang, tidak dihapus," tegas dia.

    Ia menambahkan, UU Cipta Kerja juga mengatur mengenai ketentuan pekerja/buruh alih daya (outsourcing). Bahkan, Airlangga menjelaskan para pekerja outsourcing akan mendapatkan jaminan perlindungan upah dan kesejahteraan.

    "Untuk tenaga kerja asing tentu yang diatur mereka yang dibutuhkan untuk perawatan atau maintenance, ataupun untuk tenaga peneliti yang melakukan kerja sama ataupun kepada mereka yang akan melakukan atau datang sebagai buyers," pungkasnya.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id