KKP Gandeng Platform Digital Perkuat Pasar Laut Indonesia

    Husen Miftahudin - 26 Oktober 2020 11:27 WIB
    KKP Gandeng Platform Digital Perkuat Pasar Laut Indonesia
    Pasar digital. Foto : AFP.
    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menilai pasar digital membuka peluang pemasaran yang lebih luas terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terkait hal ini, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP mendorong UMKM sektor kelautan perikanan untuk terjun dan memanfaatkan akses pasar digital tersebut melalui Pasar Laut Indonesia.

    Dirjen PDSPKP KKP Artati Widiarti mengatakan upaya tersebut telah ditindaklanjuti dengan menggandeng sejumlah platform pemasaran digital seperti Tanihub, Aruna, Gojek, dan Grab. Platform lain seperti Shopee dan Bukalapak juga memegang komitmen yang sama meski belum melakukan kerja sama dengan Ditjen PDSPKP KKP.

    "Meskipun belum bekerja sama dengan Ditjen PDSPKP, namun (Shopee dan Bukalapak) telah  memiliki komitmen yang sama untuk mendukung UMKM sektor kelautan dan perikanan yang tergabung dalam Pasar Laut Indonesia," ujar Artati dalam keterangan resminya, Senin, 26 Oktober 2020.

    Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelatihan virtual yang digelar Shopee kepada 84 UMKM yang tergabung dalam Pasar Laut Indonesia pada 16-19 Oktober 2020. Para UMKM dibekali dengan materi cara buka toko, pengaturan toko, pengaturan akun, pengaturan produk, pendaftaran gratis ongkir, pengaturan foto produk, pengaturan pengiriman, pengaturan harga produk, hingga pengaturan pembayaran (rekening).

    Pascapelatihan, tim Shopee melakukan pendampingan kepada UMKM termasuk memantau kendala yang dihadapi pada proses onboard dan selama berjualan di Shopee. Bagi UMKM yang berminat untuk mendapatkan pelatihan tambahan, Shopee menyediakan Kelas Lanjutan (Bimbel Shoppe) yang sifatnya regular yang disesuaikan dengan lokasi kotanya.

    Sementara itu, platform lain seperti Aruna juga telah melakukan seleksi dan kurasi terhadap UMKM yang tergabung dalam Pasar Laut Indonesia. Dari 26 UMKM yang masuk dalam kriteria, baru sembilan UMKM yang akan dijajaki untuk proses kerja sama selanjutnya.

    "Beberapa platform pemasaran digital lainnya, seperti Gojek akan melakukan pelatihan pada 28-29 Oktober 2020. Sedangkan Grab dan Bukalapak akan mengatur jadwal untuk pelatihan selanjutnya," paparnya.

    Artati berharap kerja sama dan dukungan platform pemasaran digital terus dilakukan terhadap UMKM sektor kelautan dan perikanan, sehingga target 500 produk dari UMKM unggulan dalam Pasar Laut Indonesia bisa terwujud. Hal ini bertujuan agar akses pemasaran dan jaringan para UMKM bertambah luas dan produknya semakin dikenal masyarakat.

    "Di masa pandemi covid-19 saat ini, pemasaran digital menjadi pola berjualan yang ampuh dan efektif yang pada akhirnya akan mempertahankan dan bahkan dapat meningkatkan penjualan produk para UMKM," urai dia.

    Senada, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP KKP Machmud menyebut telah terjaring 345 UMKM unggulan dari 1.355 UMKM yang tergabung dalam Pasar Laut Indonesia. Selanjutnya mereka akan difasilitasi pemasarannya melalui beberapa platform pemasaran daring.

    Pada proses onboarding, mereka akan melakukan dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku pada masing-masing platform, antara lain jenis produk, standar (sertifikat) produk, cakupan wilayah, persyaratan administrasi, persyaratan teknis, pengklasifikasian, kurasi, dan lainnya.

    "Tentu ini menunjukkan kesiapan kita menuju puncak acara Pasar Laut Indonesia sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada awal November 2020," tegas Machmud.

    Pasar Laut Indonesia diluncurkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada 19 Agustus 2020 lalu. Melalui program ini, KKP akan melakukan pembinaan secara intensif dan memfasilitasi UMKM sektor kelautan dan perikanan dalam meningkatkan akses pemasaran produknya terutama di masa pandemi covid-19.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id