Bantuan Insentif Pemerintah Bagi Pelaku Ekraf Cair 4 Juni

    Whisnu Mardiansyah - 03 Juni 2021 20:49 WIB
    Bantuan Insentif Pemerintah Bagi Pelaku Ekraf Cair 4 Juni
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Foto: Kemenparekraf



    Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mencairkan dana bantuan insentif pemerintah (BIP) kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Bantuan yang dianggarkan dari dana hibah dan insentif ini diberikan sebagai upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

    "Pendaftaran program BIP nanti akan dibuka tanggal 4 Juni 2021 dan ditutup tanggal 4 Juli 2021. Sosialisasi BIP akan ditayangkan live di YouTube Kemenparekraf pada tanggal 4 Juni, termasuk peluncuran websitenya," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 Juni 2021.

     



    Program BIP yang dianggarkan dari dana hibah jumlahnya lebih besar. Jangkauan penerima dananya juga diperluas. Anggaran bantuan hibah menjadi Rp3,7 triliun, yang sebelumnya pada 2020 sebesar Rp2,2 triliun.

    Pada 2021, kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, total anggaran program BIP sebesar Rp60 miliar akan diberikan kepada enam subsektor ekonomi kreatif. Penerimanya meliputi aplikasi digital, pengembangan permainan, fesyen, kriya, kuliner, film, dan sektor pariwisata. Ada 13 jenis usaha pariwisata sesuai UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

    "Program BIP tahun ini terbagi dalam dua kategori, yakni reguler dan afirmatif. Untuk kategori reguler, BIP diberikan kepada pelaku usaha berbadan hukum, seperti PT, koperasi, dan yayasan/perkumpulan," jelas Sandiaga.

    Baca: Sandiaga Uno 'Paksa' Pelaku Ekraf Manfaatkan Marketplace

    Sedangkan, afirmatif diberikan kepada pelaku usaha yang belum berbadan hukum atau badan hukum. Seperti UD, Firma, atau CV.

    Calon penerima bantuan hanya perlu mengikuti proses seleksi yang telah ditentukan dan memilih dua kategori bantuan modal sesuai kondisi jenis usaha. Setelah itu, mereka akan diseleksi dan dikurasi para kurator.

    "BIP bentuknya hibah, tetapi bukan berarti bisa sembarangan tanpa ada pertanggungjawaban. Dalam menerima dana BIP ini nantinya pelaku usaha harus melaporkan penggunaan pemanfaatan dana sesuai dengan permohonan," kata Sandiaga.

    Sandiaga mewanti-wanti agar dana ini digunakan dengan penuh tanggung jawab. Kemenparekraf akan mengawasi penggunaannya. 

    "Jadi tidak boleh ada penyimpangan penggunaan dana di luar proposal yang diajukan, kami akan melakukan monitoring, pengendalian serta evaluasi. Dana BIP yang semakin besar di tahun ini diharapkan dapat menjadi stimulus nyata bagi pelaku ekonomi kreatif tanah air," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id