21 Ribu Toko Kelontong SRC Catat Transaksi Digital Rp31 Miliar dalam Sebulan

    Eko Nordiansyah - 14 September 2021 12:40 WIB
    21 Ribu Toko Kelontong SRC Catat Transaksi Digital Rp31 Miliar dalam Sebulan
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Toko kelontong mitra PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) mencatat transaksi Rp31 miliar sepanjang 2 Agustus sampai 1 September 2021. Sebanyak 21 ribu toko kelontong SRC turut berpartisipasi dalam kampanye #BangkitSerentak pada peringatan HUT RI ke-76 untuk memperkuat ekosistem digital, khususnya layanan keuangan digital di toko kelontong.

    "Selain memperkuat ekosistem digital, kerjasama yang sifatnya bahu membahu akan menciptakan nilai yang lebih besar terutama mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional," kata Direktur PT SRCIS Rima Tanago dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 14 September 2021.

     



    Dengan nilai transaksi ini, mitra SRC memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk 'Pencapaian Transaksi Digital Toko Kelontong Terbanyak di Indonesia. Rima mengatakan, pencapaian Rekor MURI ini merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak mulai dari SRCIS, mitra toko kelontong SRC, dan dukungan masyarakat kepada pelaku UMKM toko kelontong.

    “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada mitra toko kelontong SRC atas upaya dan kerja kerasnya sehingga berhasil memecahkan rekor MURI. Pencapaian ini juga berkat dukungan masyarakat Indonesia yang telah menjadi pahlawan ekonomi lokal, dengan melakukan transaksi digital di toko kelontong SRC," ungkapnya.

    Adapun, rekor MURI yang berhasil diraih tersebut merupakan transaksi yang dilakukan melalui aplikasi Pojok Bayar. Platform Payment Point Online Bank (PPOB) Pojok Bayar ini merupakan inovasi toko kelontong SRC yang memudahkan transaksi nontunai bagi pelanggan sehingga memberikan pengalaman lebih kepada pelanggan saat berbelanja di toko kelontong SRC.

    "Platform ini diharapkan memudahkan masyarakat dan turut membantu meningkatkan literasi digital di bidang layanan keuangan, termasuk juga meningkatkan pendapatan pemilik toko kelontong dengan berbagai layanan pembayaran yang ada," jelas dia.

    Selain sebagai media transaksi untuk produk yang ada di toko, aplikasi Pojok Bayar dapat menjadi sumber pendapatan tambahan karena mampu memberikan layanan beragam produk digital, seperti pulsa, token listrik, PDAM, paket data, dan voucer gim. Melalui layanan ini, toko kelontong SRC diharapkan dapat bersaing dengan peritel modern.

    "Kami berbagai pencapaian yang diperoleh SRCIS melalui toko kelontong dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, terlebih dalam kondisi pandemi seperti saat ini. Pelaku UMKM di Indonesia, khususnya toko kelontong harus terus didukung untuk tumbuh melalui pembinaan berkelanjutan sehingga kontribusinya kepada ekonomi makin besar," ujar Rima.

    Presiden Direktur PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) Budiasto Kusuma menambahkan pihaknya bangga karena dapat membantu SRCIS mengembangkan Pojok Bayar. Dengan inisiatif pembagian pendapatan yang saling menguntungkan, Digimax dapat tumbuh bersama SRC dan mengandalkan engagement yang tinggi di platform digital.

    "Ke depan, kami akan terus berkolaborasi dengan SRCIS untuk memperkenalkan lebih banyak inovasi yang akan membantu toko kelontong SRC memperluas aliran pendapatan mereka lebih jauh lagi sambil meningkatkan manfaat dan layanan di komunitasnya masing-masing," pungkas Budiasto.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id