comscore

Menkop Teten Siapkan 5 Fondasi Ekosistem Usaha di 2022

Ade Hapsari Lestarini - 31 Desember 2021 19:15 WIB
Menkop Teten Siapkan 5 Fondasi Ekosistem Usaha di 2022
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Medcom.id.
Jakarta: Kementerian Koperasi dan UMKM (Kemenkop UKM) telah menancapkan fondasi ekosistem usaha yang adaptif di tengah pandemi covid-19 dua tahun terakhir ini. Kini, menuju 2022, koperasi, dan UMKM siap memasuki fase pemulihan transformatif (transformative recovery).

"Pemulihan yang tidak sekadar tumbuh kembali seperti kondisi sebelum pandemi, tetapi sekaligus menyiapkan UMKM dan koperasi lebih siap menghadapi krisis ataupun perubahan lingkungan di masa-masa akan datang," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dilansir dari laman Kemenkop UKM, Jumat, 31 Desember 2021.
Menteri Teten mengatakan ada lima fondasi yang telah disiapkan:

Fondasi kemudahan akses pembiayaan

Ini diberikan kepada pelaku usaha mikro dengan pemberian hibah (BPUM) kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro sebesar Rp15,36 triliun pada 2021. Di luar BPUM ada juga pembiayaan PNM yang tumbuh.

Kepada pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) diberikan tambahan subsidi bunga KUR tiga persen dan telah disalurkan kepada 7,5 juta debitur dengan pembiayaan Rp278,38 triliun atau 97,81 persen dari target Rp285 triliun per 30 Desember 2021.

Kepada pelaku koperasi diberikan fasilitas pembiayaan bunga ringan (tiga persen sliding) dengan realisasi sebesar Rp1,64 triliun atau 102,6 persen dari target Rp1,6 triliun (LPDB, per 26 Desember 2021).

Fondasi perluasan pasar dan digitalisasi

Dalam kurun satu tahun, onboarding UMKM meningkat pesat dari sebelumnya delapan juta di awal 2020 menjadi 16,9 juta pada November 2021.

"Belanja pemerintah menjadi prioritas di tengah proses pemulihan pasar dalam dan luar negeri. Realisasi belanja pemerintah untuk UMKM telah mencapai Rp350 triliun atau 79,1 persen dari target Rp442,43 triliun," kata Menteri Teten.

Fondasi kemitraan

Pada 2021 telah dimulai kemitraan dengan sembilan BUMN dan sejumlah perusahaan perusahaan swasta (PT Mitra Bumdes Nusantara, Microsave Consulting, Uniqlo, IKEA, Tokopedia, MNC Group, Ina Product, Grab, dan Gojek).

Fondasi pendataan

Fondasi ini yang disinergikan ke dalam NIB, BPUM, KUR, dan Koperasi.

Fondasi reformasi birokrasi

Hal ini melalui penyederhanaan kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM dari sebelumnya enam kedeputian pada 2020 menjadi hanya empat kedeputian pada 2021. Smesco Indonesia diarhkan fokus pada pengembangan UMKM dan koperasi berdaya saing global. Adapun, LPDB fokus pada pengembangan koperasi sektor riil dan pengembangan model bisnis.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id