Cek Kelebihan Kendaraan Listrik, Ini Manfaatnya

    Suci Sedya Utami - 05 Februari 2021 14:07 WIB
    Cek Kelebihan Kendaraan Listrik, Ini Manfaatnya
    Ilustrasi manfaat kendaraan listrik - - Foto: dok Toyota



    Jakarta: Pemerintah tengah mendorong pemanfaatan Kendaraan Bermotor Listrik berbasis Baterai (KBLBB) secara masif di masa mendatang. Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan kendaraan konvensional berbahan bakar minyak (BBM).

    Lantas apa kelebihan kendaraan listrik dibanding kendaraan konvensional? Berikut rangkuman Medcom.id terkait berbagai kelebihan dari pemakaian kendaraan listrik di Indonesia.






    Pertama, kendaraan listrik dapat mengurangi penggunaan energi fosil seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) serta mengurangi impor BBM untuk menekan defisit neraca pembayaran. Diketahui kebutuhan BBM di dalam negeri melebihi kapasitas produksi nasional, sehingga pemenuhannya harus diimbangi dari impor.

    Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wanhar mengatakan dalam pengelolaan sektor energi, pemerintah memiliki kewajiban untuk menjamin ketahanan energi nasional.

    Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong kemandirian energi domestik melalui pengurangan ketergantungan terhadap impor BBM yang tentunya berpengaruh positif pada neraca pembiayaan Indonesia.

    Disisi lain, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dalam memproduksi baterai kendaraan listrik pengganti BBM yakni nikel.


    "Penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi jalan tentunya secara nyata akan mengurangi penggunaan BBM ini," kata Wanhar, Jumat, 5 Februari 2021.

    Kedua, penggunaan kendaraan listrik diyakini lebih ramah lingkungan ketimbang menggunakan bahan bakar fosil yang dicap menyebabkan pemanasan global akibat peningkatan efek gas rumah kaca. Wanhar mengatakan hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia terhadap kesepakatan dunia di Paris (Paris Agreement).

    Adapun Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi sebesar 29 persen dengan upaya sendiri dan 41 persen dengan dibantu oleh kerja sama internasional di 2030. Upaya untuk mengurangi emisi tentunya berdampak baik bagi lingkungan demi keberlanjutan kehidupan di masa mendatang.

    "Melalui peralihan pemakaian BBM menjadi listrik juga membawa kontribusi besar dalam perbaikan pengelolaan lingkungan. Kendaraan listrik tidak menghasilkan polusi udara sehingga kualitas udara yang bersih dapat terjaga," terang Wanhar.

    Ketiga, penggunaan kendaraan listrik diyakini lebih hemat. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat menjajal kendaraan listrik mengatakan, untuk perjalanan Jakarta-Bali, biaya bahan bakar yang bisa dihemat hingga lima kali lipat dibanding dengan menggunakan mobil konvensional

    "Dari Jakarta ke Bali, kalau biaya BBM untuk mobil mencapai Rp1,1 juta, dengan mobil listrik hanya Rp200 ribu," tutur Erick.

    Memaksimalkan seluruh energi dalam negeri

    Sebenarnya dalam memenuhi kebutuhan domestik, pemerintah tidak hanya mengandalkan listrik sebagai sumber energi utama. Pemerintah juga masih mengandalkan energi fosil yang juga masih didorong dengan adanya target produksi minyak sebesar satu juta barel per hari (bph) di 2030. Demikian juga dengan gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik (bscfd).

    Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan peningkatan produksi minyak tersebut harus diimbangi dengan pemanfaatan sumber energi listrik yang ramah lingkungan. Seperti pemanfaatan pembangkit surya, panas bumi, air, angin, biomassa, dan lain sebagainya. Selain itu, memanfaatkan energi hijau seperti minyak kelapa sawit untuk bahan bakar atau biofuel.

    "Kita memanfaatkan semua sumber energi yang ada di dalam negeri. Sektor fosil punya migas dan batu bara. Kemudian di sektor energi baru terbarukan (EBT) punya panas bumi, angin, air, tenaga surya dan lain sebagainya. Kita akan manfaatkan ini, terutama yang harus kita capai adalah bauran energi baru terbarukan 23 persen, karena ini sudah merupakan komitmen kita," jelas Arifin.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id