Pemerintah Andalkan Kartu Prakerja Lawan PHK

    Eko Nordiansyah - 06 Maret 2020 14:51 WIB
    Pemerintah Andalkan Kartu Prakerja Lawan PHK
    Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Medcom/Ilham Wibowo.
    Jakarta: Pemerintah akan mengandalkan kartu prakerja demi melawan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di beberapa industri. Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan jaminan PHK bagi mereka yang kehilangan pekerjaan dalam omnibus law cipta kerja.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kartu prakerja memungkinkan para korban PHK mendapatkan pelatihan untuk re-skilling. Sedangkan dalam omnibus law mereka yang terkena PHK akan mendapatkan asuransi kehilangan pekerjaan.

    "Di dalam omnibus law itu kalau kita sudah berlakukan ada yang namanya unemployment benefit. Jaminan untuk kehilangan pekerjaan. Tetapi ini belum bisa dilakukan kalau UU ini belum diundangkan," kata dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Maret 2020.

    Dirinya menambahkan, pelaksanaan kartu prakerja masih menunggu peraturan presiden (perpres). Sebagai contoh, pemerintah perlu payung hukum untuk mengatur tentang project management officer (PMO) yang akan mengelola kartu prakerja.

    "Kita butuh Perpres satu lagi. Karena satu itu Perpres mengenai kartu prakerja itu sendiri, yang kedua adalah terkait PMO-nya. Jadi pelaksananya di sana. Jadi kalau ini selesai ya tentu kita siapkan daerah-daerah itu," ungkap dia.

    Meski begitu, Airlangga menyebut fenomena PHK yang terjadi di sejumlah industri harus dilihat apakah karena persaingan usaha atau masalah perusahaannya. Misal di industri komunikasi dinilai masih bagus walau Indosat Ooredoo yang melakukan PHK sekitar 677 karyawannya.

    "Memang kalau industrinya kan sebenarnya masih bagus, communication sector. Ya tentunya kita melihat itu harus dibedakan antara yang korporasinya terkait dengan persaingan atau memang ada persoalan lainnya. Nah itu yang harus didalami," pungkasnya.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id