Pandemi Momentum Reformasi Ekonomi Lewat RUU Cipta Kerja

    Whisnu Mardiansyah - 09 Juli 2020 02:42 WIB
    Pandemi Momentum Reformasi Ekonomi Lewat RUU Cipta Kerja
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Pandemi covid-19 (korona) berimbas pada melemahnya ekonomi nasional. Pemulihan ekonomi menjadi tugas berat pemerintah dan harus disiasati dengan menarik investasi dan pembukaan lapangan kerja.

    Penetili Center for Strategic and International Studies (CSIS), Yose Rizal Damuri, mengatakan krisis covid-19 menjadi momentum mempercepat reformasi ekonomi di Indonesia. Karena itu, dibutuhkan perubahan regulasi untuk memacu investasi dan penciptaan lapangan kerja.

    "Meski RUU Cipta Kerja belum sempurna, tapi ini langkah awal yang tepat untuk memperbaiki iklim usaha dan ekonomi," kata Yose, Rabu, 8 Juli 2020.

    Yose menilai kondisi ekonomi saat ini cukup mengkhawatirkan. Menurut Yose, covid-19 akan berdampak bukan hanya pada pertumbuhan ekonomi namun juga pada investasi. Di sisi lain, jumlah lapangan kerja di Indonesia sudah berkurang.

    "Tanpa adanya investasi, maka mustahil tercipta lapangan kerja. Krisis covid-19 ini harus menjadi momentum terobosan dalam reformasi ekonomi," kata Yose.

    Baca: RUU Ciptaker Persiapan untuk Menghadapi Bonus Demografi

    Keberadaan RUU Cipta Kerja menjadi peluang menghilangkan tumpang tindih regulasi. Dengan berbagai kemudahan yang diatur dalam RUU Cipta Kerja, investasi diyakini akan masuk dan lapangan kerja tercipta.

    "Pembahasan RUU Cipta Kerja jangan ditunda, namun dipercepat dalam rangka memanfaatkan peluang dari krisis covid-19," ucap Yose.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id