Bertahan Hadapi Pandemi Belum Efektif bagi Pelaku UMKM

    Husen Miftahudin - 23 September 2020 10:59 WIB
    Bertahan Hadapi Pandemi Belum Efektif bagi Pelaku UMKM
    Ilustrasi UMKM. Foto: Antara/Maulana Surya
    Jakarta: Pengusaha sekaligus politikus Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno mengatakan banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memasang strategi bisnis bertahan dalam menghadapi pandemi covid-19. Langkah ini juga dilakukan pemerintah dengan menggelontorkan sejumlah stimulus agar pelaku UMKM tidak langsung tergerus akibat meluasnya dampak pandemi.

    Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, model strategi bisnis bertahan justru tidak akan membuat pelaku usaha bisa bertahan dari gempuran pandemi. Sebab, tidak ada yang tahu kapan krisis kesehatan ini akan berakhir.

    "Pebisnis harus reinvent pengetahuan bisnis mereka untuk memunculkan model bisnis yang baru. Ini yang semestinya dilakukan oleh UMKM dan startup (perusahaan rintisan) agar menjadi champion di era new normal," ujar Sandi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 23 September 2020.

    Dia bilang, UMKM dan startup harus segera menerapkan aspek kesehatan dan digitalisasi dalam setiap tahapan bisnis. Mulai dari pemesanan, pembayaran, produksi, hingga penyediaan barang.

    "Zaman sekarang, data dan tren bisnis bisa kita dapatkan dengan mudah. Kita tinggal mengamati, meniru, dan memodifikasi tren yang ada sehingga kita memiliki model bisnis baru," tegasnya.

    Sementara jika dilihat dari aspek dukungan kebijakan pemerintah untuk menyelamatkan ekonomi nasional khususnya UMKM, sebut Sandi, jauh dari harapan. Pemerintah dinilai telah gagal dalam membangun kebijakan stimulus fiskal.

    "Tim ekonomi pemerintah telah gagal membangun rumusan kebijakan stimulus fiskal untuk menyelamatkan UMKM, faktanya daya beli terus menurun. Semoga Banpres (Bantuan Presiden) bisa menolong ultra mikro," harap dia.

    Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Kamrussamad menambahkan di era digitalisasi saat ini para pengusaha muda harus bisa beradaptasi. Salah satunya membuka kemitraan dengan elemen atau komunitas seperti asosiasi industri kreatif. Sebab kemitraan dengan komunitas berbasis industri kreatif bisa membuat produk wirausaha ikut terpasarkan dengan baik.

    "Sebagai pebisnis, kita dituntut untuk berpikir out of the box dan memanfaatkan teknologi online agar bisnis kita tetap bisa berjalan dan tak berujung merugi. Manfaatkan setiap sumber daya yang ada, serta gunakan berbagai software yang bisa mendukung kelancaran bisnis selama covid-19 masih merajalela. Intinya adalah kita terus mau belajar, research, dan mampu melihat tren serta meraba tren yang akan datang," pungkas dia.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id