5 Populer Ekonomi: Kemenkeu Hapus Bukukan KRI Naggala 402 hingga BRI Dilarang Beri Porsi Kredit Terlalu Besar ke Korporasi

    Angga Bratadharma - 01 Mei 2021 09:20 WIB
    5 Populer Ekonomi: Kemenkeu Hapus Bukukan KRI Naggala 402 hingga BRI Dilarang Beri Porsi Kredit Terlalu Besar ke Korporasi
    Ilustrasi. FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN



    Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Jumat, 30 April, terpantau menjadi perhatian para pembaca Medcom.id. Berita itu mulai dari Kemenkeu hapus bukukan KRI Nanggala 402 dari aset negara BRI dilarang beri porsi kredit terlalu besar ke korporasi, hingga Kimia Farma pecat oknum pengguna alat bekas antigen di Kualanamu.

    Berikut rangkuman berita selengkapnya:


    1. Erick Thohir Larang BRI Berikan Porsi Kredit Terlalu Besar ke Korporasi


    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengubah strategi bisnis perbankan milik negara, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) atau BRI.






    Baca berita selengkapnya di sini


    2. Kimia Farma Pecat Oknum Pengguna Alat Bekas Antigen di Kualanamu


    PT Kimia Farma Tbk (KAEF) memecat para oknum petugas yang terlibat dalam kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatra Utara.

    Baca berita selengkapnya di sini


    3. Setelah BLBI, Sri Mulyani Juga Tagih Utang Lapindo


    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan kembali menagih utang dari Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya. Hingga kini perusahaan tersebut masih belum melunasi utang sehingga pemerintah akan terus melakukan penagihan.

    Baca berita selengkapnya di sini


    4. PTBA: Tsunami Covid-19 India Belum Pengaruhi Kontrak Ekspor


    Direktur Utama PT BUkit Asam Tbk (PTBA) Suryo Eko Hadianto menyebut tsunami covid-19 yangmelanda India belum memberikan dampak terhadap kontrak ekspor batu bara antara Indonesia dan India.

    Baca berita selengkapnya di sini


    5. Kemenkeu Hapus Bukukan KRI Nanggala 402 dari Aset Negara


    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menghapusbukukan aset kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali pekan lalu. Akibat kecelakaan, Kemenkeu tidak memasukkan nilai kerugian negara.
     
    Baca berita selengkapnya di sini

     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id