Lintasarta Pacu Laju Bisnis di Tengah Pandemi

    Angga Bratadharma - 16 Oktober 2020 10:04 WIB
    Lintasarta Pacu Laju Bisnis di Tengah Pandemi
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
    Jakarta: Lintasarta terus menggenjot layanan operasional dan finansial di tengah pandemi covid-19. Tidak ditampik, situasi dan kondisi pandemi telah memberikan tekanan signifikan terhadap laju bisnis dunia usaha di Tanah Air, termasuk makroekonomi Indonesia yang sempat tumbuh minus.

    Meski demikian, Direktur Utama Lintasarta Arya Damar mengaku siap untuk memacu bisnis dengan mengoptimalkan layanan operasional dan finansial. Bahkan, penghargaan yang didapatkan Lintasarta diyakini Arya bisa menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi di masa mendatang.

    Adapun Lintasarta mendapatkan apresiasi Governance, Risk dan Compliance (GRC) dalam ajang TOP GRC Awards 2020. Lintasarta memperoleh peringkat baik untuk sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan (GCG), manajemen risiko, dan manajemen kepatuhan yang dilaksanakan perusahaan.

    Kondisi itu pada akhirnya dapat mendukung peningkatan kinerja bisnis perusahaan yang berkelanjutan. "Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi kami untuk memberikan layanan operasional dan finansial yang lebih baik," kata Arya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Arya menuturkan pencapaian tersebut menjadi penyemangat bagi Lintasarta dalam melengkapi infrastruktur dan memperkuat implementasi GCG, risk management, dan compliance yang selama ini telah diupayakan secara maksimal.

    "Sehingga secara keseluruhan pelayanan kepada pelanggan dapat jauh lebih baik lagi dari yang telah kami berikan saat ini," kata Arya.

    Di sisi lain, era baru yakni transformasi digital harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin demi hajat orang banyak, termasuk perekonomian secara nasional. Bahkan, Indonesia harus mampu memanfaatkan ekonomi digital guna meningkatkan daya saing di tengah sengitnya persaingan di era globalisasi sekarang ini.
     
    "Era baru di mana transformasi digital harus bisa kita lakukan dengan cepat, harus bisa kita lakukan dengan baik, dan harus bisa mengantar kita sebagai bangsa yang memanfaatkan ekonomi digital di masa yang akan datang ini dengan baik," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

    Sementara itu, Direktur jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail mengatakan pandemi covid-19 mempercepat tahapan transformasi digital di Indonesia. Menurut Ismail setiap proses transformasi digital itu selalu terjadi dalam tiga tahap.

    "Mengapa ini bisa terjadi? Karena transformasi digital itu dipercepat. Proses transformasi digital itu berangkat dari pertama dalam proses digitasi," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id