SKK Migas Desak Pertamina EP Tingkatkan Produksi

    Suci Sedya Utami - 27 Agustus 2020 08:45 WIB
    SKK Migas Desak Pertamina EP Tingkatkan Produksi
    Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM



    Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendesak PT Pertamina EP untuk meningkatkan produksi dan lifting migas. Desakan tersebut diserukan karena kinerja Pertamina EP masih berada di bawah target.

    Berdasarkan data SKK Migas per 31 Juli 2020, produksi minyak Pertamina EP sebesar 80.336 barel per hari (bph) dan lifting minyak sebesar 78.661 bph dengan pencapaian 87 persen terhadap target lifting APBN yaitu 90.000 bph.

     



    Sedangkan untuk gas, produksinya sebesar 866 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) dan lifting gas sebesar 667 mmscfd atau 85 persen dari target APBN sebesar 787 mmscfd. Pencapaian kinerja Pertamina EP berada di bawah rata-rata secara nasional yang saat ini sebesar 96,5 persen untuk lifting minyak dan 93,5 persen untuk salur gas dari target APBN.

    "Sebelumnya, pada Juni 2020 Manajemen SKK Migas telah berkoordinasi dengan Dirut Pertamina (Persero) untuk meminta Pertamina EP melakukan optimalisasi kegiatan operasinya. Namun kami monitor kinerja mereka hingga kini masih di bawah target," ujar Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi Susana Kurniasih, dalam keterangan resminya, Kamis, 27 Agustus 2020.

    Terkait hal tersebut, SKK Migas kembali meminta Pertamina EP agar mengoptimalkan kinerja mereka sesuai dengan target yang telah disepakati bersama dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2020. Untuk mengejar target di sisa 2020 ini, manajemen SKK Migas meminta Pertamina EP fokus pada peningkatan kegiatan sumur pengembangan, kerja ulang, dan perawatan sumur.

    "Kegiatan sumur pengeboran baru terealisasi 43 dari 96 kegiatan, kegiatan kerja ulang 99 dari 204 kegiatan, dan untuk perawatan sumur 1.844 dari 2.852 kegiatan. Hal ini yang menyebabkan pencapaian produksi dan lifting migas belum tercapai” tutur Susana.

    Ia menambahkan SKK Migas juga berkomitmen membantu Pertamina EP untuk merealisasikan RKA 2020. RKA tersebut merupakan komitmen bersama, sehingga kata dia, SKK Migas pun akan memastikan Pertamina EP tidak menghadapi kendala dan hambatan dalam merealisasikannya. Seperti kendala perizinan dan persetujuan, SKK Migas akan membantu secara penuh.

    "Kami menyadari bahwa pada 2020 ini banyak tantangan yang harus dihadapi seperti harga minyak yang belum stabil dan pandemi covid-19. Namun kita tidak boleh pasrah dengan keadaan, harus kerja secara extraordinary,” tutup dia.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id