Ini Dia yang Ditunggu, Program Kurangi Pengangguran dari Kemenaker

    Rosa Anggreati - 16 Oktober 2021 13:19 WIB
    Ini Dia yang Ditunggu, Program Kurangi Pengangguran dari Kemenaker
    Direktur Bina Perluasan dan Kesempatan Kerja Kemenaker I Nyoman Darmanta (Foto:Dok.Kemenaker)



    Jayapura: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) terus menyalurkan bantuan untuk memberdayakan masyarakat. Melalui cara ini, Kemenaker berupaya mengurangi jumlah pengangguran di Tanah Air.

    "Program TKM merupakan salah satu strategi terbaik dari pemerintah. Apalagi dengan kondisi covid-19 yang saat ini membuat perekonomian menjadi sangat down," kata Direktur Bina Perluasan dan Kesempatan Kerja Kemenaker I Nyoman Darmanta, melalui siaran pers, Sabtu, 16 Oktober 2021.

     



    TKM diyakini mampu merangsang pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    "Dengan adanya Tenaga Kerja Mandiri ini, dapat merangsang tumbuhnya usaha-usaha kecil menengah yang nanti diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat secara pribadi atau kelompok," ucap Nyoman.

    Kemenaker menyalurkan paket bantuan berupa dana Rp40 juta untuk puluhan kelompok usaha di Papua, Jumat. Bantuan diserahkan Expo Tenaga Kerja Mandiri di Mersik Telaga Maya, Kabupaten Jayapura. 

    Dana tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku usaha untuk mengatasi dampak pandemi. Kemenaker juga menginginkan para penerima manfaat dapat memperluas kesempatan kerja, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

    Program TKM merupakan salah satu bagian dari jaring pengaman sosial yang disiapkan Kemenaker dan telah berjalan sejak 3 Oktober 2020.

    Pada bulan ini, program tersebut kembali dilanjutkan dan Kemenaker menargetkan bisa menjangkau 100 ribu usaha mikro di seluruh Indonesia. Penyaluran diharapkan tepat sasaran karena menggunakan sistem pendataan yang lebih baik. 

    Para penerima TKM didata dengan menggunakan aplikasi. Melalui aplikasi itu, kelompok usaha penerima bantuan dalam melaporkan kondisi terkininya, sehingga Kemenaker dapat memantau secara langsung perkembangan mereka.

    Selain TKM, Kemenaker juga memiliki program Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang berfungsi sebagai pengawas dan pendamping kelompok usaha TKM. Hasil laporan dan audit dari TKS bakal menjadi penentu apakah kelompok usaha TKM itu dapat menerima bantuan serta pembinaan lanjutan.

    "TKS juga merupakan program yang tidak kalah pentingnya. Apalagi dengan banyaknya PHK selama pandemi yang berkontribusi besar terhadap rendahnya tingkat penyerapan pekerja akibat banyaknya perusahaan yang tutup. TKS menjadi program khusus Kemnaker guna memberdayakan pencari kerja yang siap mengabdikan dirinya kepada masyarakat di daerah terpencil melalui inovasi dan kemajuan teknologi," kata Nyoman.

    Pelaksanaan program Kemenaker ini akan disesuaikan dengan potensi daerah, agar memacu kreativitas masyarakat setempat demi memperbanyak kesempatan kerja.

    "Program ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Kemenaker untuk menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19," katanya.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id