Komisi VI Setujui Usulan PMN Rp72,4 Triliun untuk 12 BUMN

    Suci Sedya Utami - 14 Juli 2021 19:03 WIB
    Komisi VI Setujui Usulan PMN Rp72,4 Triliun untuk 12 BUMN
    Ilustrasi. Foto: dok.MI



    Jakarta: Komisi VI DPR RI menyetujui usulan pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp72,449 triliun pada 2022.

    Wakil Komisi VI DPR RI Aryo Bimo mengatakan, selain itu Komisi VI  juga menyepakati konversi rekening dana investasi (RDI) atau subsidiary loan agreement (SLA) dan eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebesar Rp3,4 triliun menjadi PMN nontunai 2022 untuk menjadi usulan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022.

     



    "Mengenai pembahasan lebih lanjut akan dilakukan pada masa sidang setelah nota keuangan tahun anggaran 2022 disampaikan presiden pada rapat paripurna," kata Aryo yang memimpin jalannya rapat kerja dengan Menteri BUMN di Jakarta, Rabu, 14 Juli 2021.

    PMN 2022 akan diberikan pada:

    1. PT Hutama Karya (Persero) sebesar Rp31,35 triliun.
    2. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Rp9,318 triliun.
    3. PT PLN (Persero) Rp8,231 triliun.
    4. PT BNI (Persero) Rp7 triliun.
    5. PT KAI (Persero) Rp4,1 triliun.
    6. PT Waskita Karya (Persero) Rp3 triliun.
    7. IFG atau BPUI Rp2 triliun.
    8. PT Adhi Karya (Persero) Rp2 triliun.
    9. Perum Perumnas Rp2 triliun.
    10. PT BTN Rp2 triliun.
    11. PT RNI Rp1,2 triliun.
    12. Perum Damri Rp250 miliar.

    Rapat ini juga menyetujui usulan tambahan PMN 2021 sebesar Rp33,9 triliun pada tiga BUMN yakni untuk PT Waskita Karya sebesar Rp7,9 triliun, PT KAI sebesar Rp7 triliun, dan PT Hutama Karya sebesar Rp19 triliun.

    "PMN ini untuk penanganan covid-19 dan untuk menggerakkan perekonomian nasional pada masa pandemi covid-19 dengan catatan dilakukan secara transparan, akuntabel, serta dilaporkan secara berkala kepada Komisi VI DPR RI," ujar Bima.

    Lebih lanjut, Komisi VI juga mendesak Kementerian BUMN mengalokasikan tambahan PMN 2021 kepada BUMN Farmasi dan Pertamedika IHC untuk meningkatkan ketersediaan tempat tidur, ruang ICU, vitamin, dan obat-obatan pada masa pandemi covid-19.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id