Indonesia Ajak Vietnam Perangi Penyelundupan Benur Lobster

    Suci Sedya Utami - 21 Juli 2021 10:31 WIB
    Indonesia Ajak Vietnam Perangi Penyelundupan Benur Lobster
    Ilustrasi penyelundupan benih lobster - - Foto: dok KKP



    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak pemerintah Vietnam untuk memerangi praktik penyelundupan benih bening lobster (BBL) atau benur yang kini masih terjadi. Praktik tersebut merupakan bagian dari IUU Fishing yang menjadi musuh global.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan ajakan kerja sama ini bentuk penegasan bahwa Indonesia maupun Vietnam berkomitmen memerangi praktik illegal fishing dan memiliki komitmen mengelola dan membangun sektor perikanan di negara masing-masing dengan cara berkelanjutan sesuai prinsip ekonomi biru.

     



    "Di dalam negeri, kami juga tegas terhadap penyelundup benur. TNI dan Polri kami gandeng untuk ini dan siap memberikan sanksi tegas," ujar Trenggono dilansir dari laman resmi KKP, Rabu, 21 Juli 2021.

    Pemerintah Indonesia secara resmi melarang ekspor benur melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 17 Tahun 2021. Pengambilan biota laut tersebut dari alam boleh dilakukan hanya untuk mendukung kegiatan budidaya di dalam negeri.

    Langkah Trenggono menutup keran ekspor benur ini untuk mendorong geliat budidaya lobster dalam negeri, meningkatkan devisa melalui ekspor lobster konsumsi, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan menjamin kelestarian BBL maupun lobster di alam.

    Untuk mencegah praktik-praktik penyelundupan di Tanah Air, Trenggono pun mendukung pengembangan produktivitas budidaya lobster di Indonesia dengan membuka peluang kerja sama budidaya antara Indonesia dengan Vietnam.

    "Kita pastikan akan memberikan ruang bagi pembudidaya di Vietnam untuk berusaha di Indonesia," ujar Trenggono.

    Sementara itu, Dubes RI untuk Vietnam Denny Abdi memastikan sudah membuka komunikasi dengan jajaran Pemerintah Vietnam mengenai rencana penguatan kerja sama bilateral dua negara, khususnya di bidang perikanan.

    "Kami sudah berkomunikasi dengan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan yang membawahi bisnis kelautan dan perikanan di Vietnam. Kami sudah bertemu dengan beliau dan sudah sampaikan komitmen Pemerintah Indonesia," ujar Denny.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id