comscore

Airnav Indonesia Deteksi Keberadaan Balon Udara Liar

Antara - 03 Mei 2022 12:51 WIB
Airnav Indonesia Deteksi Keberadaan Balon Udara Liar
Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI.
Jakarta: AirNav Indonesia mendapatkan sejumlah laporan pilot dan masyarakat terkait aktivitas balon udara liar yang terbang bebas hingga ketinggian 35 ribu kaki (10.600 meter di atas permukaan air laut) di ruang udara di atas Pulau Jawa dan sekitarnya pada Hari H Lebaran, Senin, 2 Mei 2022.

"AirNav telah memetakan area sebaran balon udara liar berdasarkan laporan yang masuk dan menerbitkan sejumlah Notice To Airmen (NOTAM) terkait," kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Rosedi dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Mei 2022.
Rosedi mengungkapkan, beberapa laporan spesifik diantaranya adalah:
a. Pukul 07.00 WIB: Tiga buah balon di sebelah barat poin SRONO dengan ketinggian 7.000 kaki (laporan Pilot Batik Air rute Jakarta-Banyuwangi)

b. Pukul 08.00 WIB: Satu buah balon di daerah Magelang dengan ketinggian 2.500-3.000 kaki dan terus naik (laporan warga).

c. Pukul 08.34 WIB: Satu buah balon di sebelah timur laut Kota Surabaya dengan ketinggian 31 ribu- 32 ribu kaki (laporan Pilot Citilink rute Banyuwangi-Jakarta).

d. Pukul 08.56 WIB: Tiga buah balon di sebelah barat Kota Yogyakarta dengan ketinggian 10 ribu-21 ribu kaki (laporan Pilot Citilink rute Yogyakarta-Jakarta).

e. Pukul 09.03 WIB: Satu buah balon di sebelah barat Kota Yogyakarta dengan ketinggian 15 ribu kaki (laporan Pilot Super Air Jet rute Yogyakarta-Jakarta).

f. Pukul 09.40 WIB: Kumpulan balon (20 - 25 buah) di sebelah barat Kota Semarang dengan ketinggian 14 ribu-17 ribu kaki (laporan Pilot Citilink rute Jakarta-Semarang).

g. Pukul 11.45 WIB : Satu buah balon di atas Gunung Semeru dengan ketinggian 35 ribu kaki (laporan Pilot Air Asia rute Jakarta-Bali).

h. Pukul 12.26 WIB: Lima buah balon di sebelah barat Kota Yogyakarta dengan ketinggian 9.000 kaki (laporan Pilot Lion rute Jakarta-Yogyakarta)

Adapun NOTAM yang telah dilakukan di antaranya:
a. A1024/22 (29 April-21 Mei 2022): All Traffic Within Semarang Control Area are Caution Advised due to Balloon Appearance. Remark : All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons Within Semarang Control Area.

b. A1046/22 (2-5 Mei 2022): All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons.

c. A1047/22 (2-10 Mei 2022): All Traffic Caution Advised due to Balloon Appearance Centred on Coordinates 074102.00S1093937.00E Within 25NM Radius. Remark : All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons

Rosedi menyampaikan, AirNav berkoordinasi dan berperan serta secara intensif dengan pemangku kepentingan penerbangan, di antaranya dengan sejumlah Pemerintah Daerah, POLRI, TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Keamanan Penerbangan (Dirkampen), Direktorat Navigasi Penerbangan (Dirnavpen), Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya (Otban III), dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali (Otban IV).

Langkah koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau laporan aktivitas balon udara liar dan melakukan langkah-langkah antisipatif dan pencegahan potensi bahaya balon udara liar bagi penerbangan, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat dan sweeping ke sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi daerah asal balon udara liar.

"AirNav terus meningkatkan awareness terhadap aktivitas balon udara liar, mengingat potensi dampaknya terhadap operasional navigasi penerbangan menjadi kewaspadaan dan tanggung jawab seluruh stakeholder penerbangan," ujarnya.

Ia menambahkan, AirNav akan melaporkan update informasi terkini, terutama kepada para pengguna jasa untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan diberikan dengan sebaik-baiknya.


(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id