comscore

Menkop UKM Dorong Rest Area Jadi Ajang Promosi UMKM saat Mudik Lebaran

Despian Nurhidayat - 28 April 2022 19:13 WIB
Menkop UKM Dorong <i>Rest</i> Area Jadi Ajang Promosi UMKM saat Mudik Lebaran
Pemudik memenuhi Rest Area KM 86 Subang, Jawa Barat, Selasa (26/4/2022). Foto: MI/Ramdani.
Cikampek: Tahun ini, diperkirakan menjadi momentum mudik Lebaran yang paling ditunggu-tunggu setelah hampir dua tahun tertahan akibat pandemi. Untuk itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta agar momen mudik Lebaran dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan daerah masing-masing.

Salah satunya melalui pemanfaatan kawasan rest area yang menjadi lokasi favorit pemudik, ketika beristirahat dalam perjalanan ke kampung halaman. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2021 tentang Jalan Tol, dimana secara resmi mewajibkan pengusaha jalan tol mengalokasikan minimal 30 persen lahan mereka di rest area atau tempat peristirahatan untuk pelaku UMKM.
"Momentum Idulfitri tahun ini juga harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk reborn, tumbuh kembali, melaju, dan semakin dekat dengan masyarakat Indonesia. Saya berpesan kepada saudara-saudari yang sedang bersiap merayakan Lebaran atau sedang mudik, jangan lupa bangga beli produk UMKM kita," ungkapnya saat melakukan kunjungan sekaligus membuka Bazar Mudik Lebaran 2022 di Rest Area KM 39A Ruas Jakarta-Cikampek, Jawa Barat, Kamis, 28 April 2022.

Teten juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan Bazar Mudik Lebaran di Rest Area. Menurutnya, langkah tersebut sangat efektif membantu UMKM meningkatkan omzet penjualannya.

Pemerintah, sambungnya, akan terus memperkuat ekosistem usaha agar UMKM semakin maju. Salah satunya dengan memberikan afirmasi pemanfaatan 30 persen infrastruktur publik untuk UMKM. Seperti Bazaar Mudik Lebaran 2022 ini di Rest Area 39A di Bekasi, Jawa Barat dan akan dilaksanakan juga di Rest Area 360A dan 456A di Provinsi Jawa Tengah.

"Tak hanya rest area, bandara, stasiun, juga area publik harus memberikan 30 persen areanya untuk UMKM, sebagaimana diatur Undang-Undang Ciptaker. Termasuk belanja 40 persen pemerintah pusat dan daerah, yang segala prosedur sudah dipermudah, karena perlu ekosistem untuk mendorong UMKM tumbuh dan berkembang," kata Teten.

Karena pemerintah menyadari, dari waktu ke waktu, dari masa krisis satu ke krisis yang lain, justru UMKM-lah yang menjadi penopang dan bertahan sehingga tak bisa lagi berpikir UMKM hanya sebagai bumper. Sebab 97 persen lapangan kerja disediakan UMKM, padahal UMKM hanya mengakses kurang dari 20 persen kredit perbankan.

"Ekonomi Indonesia itu ekonomi rakyat, ya UMKM. Maka perlu ekosistemnya dibangun. Saya juga sudah minta diatur lahan untuk UMKM, tapi harga sewa juga jangan kemahalan. Aturan 30 persen itu juga termasuk dihitung biaya sewa yang kompetitif," ujarnya.

Teten juga mengingatkan, salah satu yang perlu diperhatikan adalah kemasan oleh-oleh yang pasti menjadi buruan pemudik saat pulang kampung. Dia meminta, agar para pelaku UMKM memperhatikan kemasan dari produk yang dijual.

"Oleh-oleh ini jangan dianggap enteng. Ia punya potensi penjualan yang sangat besar dan menjadi kekuatan ekonomi rakyat. Orang kalau mudik pasti yang dicari oleh-oleh khas daerahnya bukan yang lain. Jadi saya juga meminta pemerintah daerah atau dinas setempat membantu UMKM dalam mengemas produknya agar menarik," tegas Teten.

Kementerian Koperasi dan UKM sendiri kata Teten, memiliki program Rumah Produksi bersama yang membantu UMKM untuk bisa memproduksi barang serta kemasannya secara bersama-sama, namun dengan harga yang murah. Saat ini sudah waktunya ekonomi kecil diagregasi, agar meningkatkan produk dan mutunya, sehingga tak kalah bersaing dengan produk industri besar.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM Eddy Satriya menyampaikan, digelarnya Bazar Mudik Lebaran 2022 di Rest Area 39A bertujuan memberikan akses tambahan fasilitas berdagang, serta mempromosikan karya komoditas produksi lokal UMKM Tanah Air.

"Kami mendorong usaha mikro untuk dapat berusaha di Rest Area Jalan Tol, secara gratis, serta untuk mengenalkan dan meningkatkan penjualan produk mereka. Selain itu kami juga menggandeng berbagai pihak dalam menjalankan program ini. Tak hanya di Rest Area KM 39A, bazar juga akan digelar di KM 360A dan 456A di Jawa Tengah," jelas Eddy.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id