Bio Farma akan Sediakan Fasilitas Vaksin Covid-19 untuk CEPI

    Annisa ayu artanti - 15 Oktober 2020 16:12 WIB
    Bio Farma akan Sediakan Fasilitas Vaksin Covid-19 untuk CEPI
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: PT Bio Farma (Persero) dipercaya untuk menyediakan fasilitas vaksin covid-19 untuk CEPI, koalisi pemerintah-swasta dan filantropis yang berpusat di Norwegia.

    Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan fasilitas Bio Farma yang akan digunakan oleh CEPI adalah untuk memproduksi vaksin covid-19 dengan multi platform sebanyak 100 juta dosis per tahunnya yang akan dimulai pada akhir kuartal IV-2021 atau kuartal I-2022.

    "Saat ini dunia sedang berusaha untuk menemukan vaksin covid-19 dengan segala jenis platform. Pengembang-pengembang vaksin covid-19 dari seluruh dunia, ada yang belum memiliki fasilitas produksi massal secara mandiri, sehingga CEPI akan mempertemukannya dengan produsen vaksin yang telah memenuhi persyaratan tertentu, dan Bio Farma adalah salah satunya," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Meski akan bekerja sama fasilitas dengan CEPI, Honesti memastikan penggunaan kapasitas produksi untuk CEPI tidak akan memengaruhi kegiatan produksi rutin yang ada di Bio Farma.

    "Tentu saja kami sudah memperhitungkan aktivitas produksi kami yang rutin, setelah dilakukan perhitungan, penggunaan kapasitas produksi untuk CEPI, tidak akan mengganggu kegiatan produksi rutin di Bio Farma," ungkapnya.

    Pada masa yang akan datang, kolaborasi dengan CEPI tidak sebatas vaksin covid-19 saja, melainkan pengembangan vaksin pandemi lainnya melalui berbagai teknologi terkini. Diharapkan Bio Farma bisa mendapatkan akses terhadap berbagai teknologi pembuatan vaksin, sehingga akan memperkuat kemandirian vaksin secara nasional.

    Lebih lanjut, Honesti mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh CEPI tidak lepas dari pengalaman yang panjang Bio Farma di dunia internasional sejak 1997.

    Bio Farma tercatat sebagai salah satu dari 29 produsen vaksin di dunia yang telah mendapatkan prakualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai syarat telah memenuhi Good Manufacturing Practices (GMP), sehingga vaksin hasil dari Bio Farma sudah digunakan di 150 negara.

    "Pada 2019 yang lalu, tercatat lebih dari 16 negara anggota OKI yang belajar langsung kepada kami, mengenai pendistribusian vaksin, saat Bio Farma menjadi tuan rumah pada acara Workshop Cold Chain Management System (rantai dingin) untuk negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI)," pungkasnya. 

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id