PLN Oversupply, Erick Kirim Surat ke Menteri ESDM Minta Dukungan

    Suci Sedya Utami - 02 Oktober 2020 13:24 WIB
    PLN <i>Oversupply</i>, Erick Kirim Surat ke Menteri ESDM Minta Dukungan
    Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengirimkan surat pada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif terkait permintaan dukungan untuk operasional PT PLN (Persero).

    Hal tersebut pun dibenarkan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Arya mengatakan surat permohonan dukungan tersebut tidak hanya ditujukan pada Menteri ESDM, namun juga pada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

    "Mengenai surat Pak Menteri ke ESDM dan BKPM itu memang," kata Arya melalui pesan suara yang disampaikan pada awak media, Jumat, 2 Oktober 2020.

    Arya menjelaskan permohonan dukungan yang diungkapkan dalam isi surat bukan berarti menggambarkan kondisi perusahaan setrum milik negara itu dalam kondisi yang parah. Ia bilang permohonan dukungan yang dimaksudkan karena PLN mengalami kelebihan pasokan (oversupply), namun di saat yang bersamaan permintaan listriknya menurun di tengah pandemi.

    Ia bilang dalam surat tersebut Erick meminta agar Menteri ESDM membantu PLN untuk meningkatkan permintaan dengan cara memanfaatkan pasokan yang ada. Misalnya membatasi izin bagi perusahaan yang ingin menggunakan listrik melalui pembangkit yang didirikannya sendiri.

    Selain itu, Erick juga meminta agar rencana penambahan kapasitas melalui pembangunan infrastruktur direvisi di masa-masa saat ini. Termasuk juga merevisi target-target yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Seperti diketahui PLN ditugaskan oleh pemerintah untuk membangun proyek pembangkit 35 ribu megawatt (MW).

    Arya mengatakan tujuannya agar tidak ada pemborosan energi. Lebih lanjut, Arya menuturkan Erick ingin memaksimalkan kapasitas PLN yang pasokan sudah berlebih.

    "Kan sayang nih kalau misalnya kita bikin pembangkit yang baru, ada lagi nanti industri  bikin pembangkit yang baru sementara PLN sendiri mampu untuk memenuhi kebutuhan tersebut," jelas Arya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id