BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu Membaik di Kuartal IV

    Antara - 01 Oktober 2020 10:04 WIB
    BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu Membaik di Kuartal IV
    Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
    Bengkulu: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Joni Marsius memprediksi pertumbuhan ekonomi Bengkulu akan membaik pada triwulan IV dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Semua pihak terkait diharapkan bisa saling mendukung untuk memaksimalkan kinerja perekonomian di daerah setempat.

    Tertekannya perekonomian global dan nasional sebagai dampak pandemi covid-19 mengakibatkan kondisi ekonomi Bengkulu diperkirakan tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Akan tetapi, ada sinyal perbaikan pada perekonomian Bengkulu.

    "Namun pada triwulan IV pertumbuhan ekonomi akan digerakkan oleh konsumsi pemerintah dan sejalan dengan realisasi anggaran pada masa akhir tahun," kata Joni, dikutip dari Antara, Kamis, 1 Oktober 2020.

    Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada triwulan II-2020 terkontraksi sebesar 0,48 persen, berbeda arah dibandingkan dengan triwulan pertama yang tumbuh sebesar 3,80 persen. Pengaruh pandemi covid-19 terhadap pelemahan ekonomi Bengkulu berlanjut hingga triwulan III, namun membaik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

    Joni menyebut dari sisi penggunaan, kontraksi bersumber dari turunnya kinerja konsumsi rumah tangga serta investasi. Menurutnya secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu pada 2020 terutama akan digerakkan oleh konsumsi swasta dan pemerintah, di tengah tertekannya kinerja investasi dan ekspor.

    Dari sisi lapangan usaha, dorongan pertumbuhan ekonomi terutama akan bersumber dari lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan. "Sejalan dengan prospek perekonomian global dan nasional yang diproyeksikan melambat, kinerja pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu untuk keseluruhan 2020 juga diperkirakan lebih rendah ketimbang 2019," paparnya.

    Selain itu, Joni memprediksi pada triwulan IV-2020 tekanan harga, stabilitas harga barang, dan jasa di Provinsi Bengkulu tetap terjaga. Sebab, kata dia, pada triwulan IV-2020 diperkirakan aktivitas masyarakat berangsur pulih, sehingga akan mendorong tumbuhnya konsumsi masyarakat.

    Menurutnya, koordinasi yang intensif antara Bank Indonesia dengan seluruh pemerintahan di lingkup Provinsi Bengkulu melalui TPID terus dilakukan untuk menjaga tetap terkendalinya inflasi.

    "Secara keseluruhan tahun, tekanan inflasi di Provinsi Bengkulu pada 2020 diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya, namun tetap akan mendukung sasaran inflasi nasional," pungkas Joni.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id