PGN Ajukan Peninjauan Kembali Kedua untuk Mitigasi Putusan MA

    Annisa ayu artanti - 07 Januari 2021 19:16 WIB
    PGN Ajukan Peninjauan Kembali Kedua untuk Mitigasi Putusan MA
    PGN. Foto : MI.
    Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan melakukan pengajuan permohonan Peninjauan Kembali Kedua atau PK2. Corporate Secretary PGN Rachmat Hutama mengatakan hal tersebut merupakan tindak lanjut Putusan Mahkamah Agung atas 49 Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) terhadap perseroan.

    "Sebagai langkah hukum untuk memitigasi putusan MA tersebut, perseroan akan melakukan pengajuan permohonan Peninjauan Kembali Kedua atau PK-2 setelah menerima salinan putusan resmi," kata Rahmat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 7 Januari 2021.

    Rachmat menjelaskan sampai saat ini perseroan belum menerima salinan putusan resmi dan berdasarkan informasi pada website MA.

    "Statusnya masih sama dengan yang telah kami laporkan sebelumnya," ungkapnya.

    Sementara terkait dengan permohonan penagihan pajak dengan pembayaran dicicil atau diangsur, Rachmat menambahkan perseroan akan mengajukan permohonan tersebut setelah menerima salinan putusan resmi.

    Ia juga menuturkan untuk sengketa pajak untuk periode 2014-2017 perseroan telah berhasil meyakinkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan menyamakan pandangan bahwa gas bumi yang dijual Perseroan tidak dikenai PPN.

    "Atas sengketa pajak untuk periode 2012-2013 perseroan juga telah berhasil meyakinkan hakim pengadilan pajak bahwa gas bumi yang dijual perseroan tidak dikenai PPN sehingga tagihan DJP 2012-2013 dibatalkan oleh pengadilan pajak,dan bahwa DJP mengajukan upaya Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung, hal tersebut merupakan kewenangan DJP," jelasnya.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id