Menparekraf: Banyuwangi Sukses Kawinkan Pariwisata-Ekonomi Kreatif

    Antara - 18 Februari 2021 09:22 WIB
    Menparekraf: Banyuwangi Sukses Kawinkan Pariwisata-Ekonomi Kreatif
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. FOTO: Kemenparekraf



    Banyuwangi: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menilai Banyuwangi adalah contoh daerah yang berhasil mengawinkan antara sektor pariwisata dengan ekonomi kreatif, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

    "Banyuwangi membuktikan bahwa potensi alam yang didukung kreativitas warganya akan mampu memberikan dampak yang luar biasa," kata Sandiaga, saat memberikan sambutan secara virtual pada peluncuran Banyuwangi Festival 2021 yang digelar di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dilansir dari Antara, Kamis, 18 Februari 2021.






    Menurut dia, Banyuwangi contoh daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan warganya melalui pariwisata dan ekonomi kreatif. Sandiaga pun menyampaikan terima kasih atas inovasi-inovasi yang selama ini telah dilakukan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas.

    Karena, katanya, lewat beragam atraksi dalam balutan Banyuwangi Festival, Kota Gandrung itu berhasil mendongkrak kunjungan wisatawan yang terbukti berimbas pada geliat ekonomi warganya.

    "Saya percaya Banyuwangi ke depan akan tetap hits, menjadi trending topic di sektor ekonomi kreatif, dan viral seperti saat ini. Mari kita bangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan ini, artinya kita telah membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya," tuturnya.

    Menparekraf berharap kalender pariwisata Banyuwangi Festival 2021 yang telah diluncurkan dengan konsep hybrid atau memadukan daring dan luring bisa membuat sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata kembali bergeliat secara bertahap.

    "Selamat untuk Banyuwangi yang terus berinovasi mengembangkan ajang-ajang wisata. Saya sangat mendukung kembalinya agenda Banyuwangi Festival sebagai salah satu cara untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional. Semoga dengan ini Banyuwangi tetap menjadi lokomotif pariwisata nasional," tuturnya.

    Sementara itu, Bupati Azwar Anas mengatakan, Banyuwangi Festival yang telah digelar sejak 2012 merupakan kalender wisata tahun pertama yang disusun kabupaten/kota se-Indonesia secara terperinci dan terintegrasi. "Konsep kalender pariwisata ini akhirnya menjadi tren di berbagai daerah di Indonesia," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id