comscore

Platform Digital ID Food Jadi Andalan untuk Atasi Masalah Minyak Goreng

Annisa ayu artanti - 17 Mei 2022 11:24 WIB
Platform Digital ID Food Jadi Andalan untuk Atasi Masalah Minyak Goreng
Ilustrasi. Foto: dok Kemendag.
Jakarta: BUMN Holding Pangan ID Food meluncurkan aplikasi platform digital pendistribusian minyak goreng terintegrasi sebagai salah satu upaya menyukseskan program pemerintah terkait stabilisasi harga dan kesediaan minyak goreng.

Peluncuran aplikasi platform disaksikan Menteri Perdagangan M. Lutfi. Ia mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan beberapa skema untuk mengatasi minyak goreng di Indonesia, salah satunya adalah program Minyak Goreng (Migor) Rakyat.
"Saat ini saya meninjau langsung ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional sekaligus memantau Program Migor Rakyat yang tujuannya adalah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng curah dengan harga Rp14 ribu per liternya di sepuluh ribu titik atau pasar di seluruh Indonesia," jelas Lutfi melalui keterangan tertulis, Selasa, 17 Mei 2022.

Ia menuturkan, melalui skema bisnis sinergi BUMN dengan pengecer atau pengusaha kecil diharapkan bisa menjadi solusi ketersediaan migor curah dengan harga terjangkau.

Direktur Utama Holding pangan ID Food Frans Marganda Tambunan mengatakan, pihaknya menciptakan aplikasi pendistribusian minyak goreng curah yang sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendukung Pemerintah dalam menjaga ketersediaan minyak goreng.

Aplikasi ini diciptakan untuk kemudahan pedagang, pengecer hingga konsumen dalam menjual dan membeli minyak goreng. Fitur layanan minyak goreng ini tersedia di aplikasi Warung Pangan yang dikelola anak usaha holding PT Perusahaan Perdagangan Indonesia kolaborasi dengan PT Rajawali Nusindo, produsen, distributor, dan Asosiasi Pedagang.

"Jadi melalui aplikasi terintegrasi ini, setiap pedagang atau pengecer minyak goreng curah akan didistribusikan minyak goreng 200 liter per hari dari ID Food, kemudian pengecer tersebut dapat bertransaksi penjualan langsung ke konsumen secara online, maksimal pembelian dua liter minyak goreng curah untuk setiap konsumen per hari, harga per liter pun disesuaikan HET Pemerintah yaitu Rp14 ribu per liter," jelas Frans.

Frans juga melanjutkan sistem aplikasi minyak goreng terintegrasi ini juga memiliki kemampuan monitoring ketersediaan stok minyak goreng ditingkat pedagang atau pengecer. "Platform ini mampu membaca stok minyak goreng pengecer dan jumlah transaksi harian minyak goreng yang dibeli oleh konsumen," ucapnya.

Holding pangan ID Food berkomitmen mendukung Pemerintah dalam pendistribusian minyak goreng. Menurutnya, sesuai yang diamanahkan Pemerintah, ID Food group mendistribusikan minyak goreng melalui beberapa skema distribusi.

"Skema pertama adalah yang rutin saat ini didistribusikan ID Food group ke pedagang-pedagang pasar tradisional, hingga 13 Mei 2022 pendistribusian minyak goreng curah terdistribusi sebanyak 39,8 juta liter," ungkapnya.

Ia melanjutkan, salah satunya adalah B2B melalui sistem pendistribusian minyak goreng terintegrasi antara pedagang maupun pembeli diaplikasi Warung Pangan. "Para pengecer minyak goreng dipastikan mendapat pasokan secara berkelanjutan dari ID Food group, hal ini juga untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan," ujarnya.

Frans menambahkan, sistem platform digital ini juga memiliki kemampuan membaca setiap konsumen yang sudah bertransaksi pembelian minyak goreng lantaran teridentifikasi menggunakan NIK yang terkoneksi ke dukcapil, sehingga mampu mencegah pembelian melebihi kuota harian dan antisipasi penimbunan minyak goreng.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id