Perum Bulog Segera Gelontorkan Stok Gula

    Ilham wibowo - 14 Mei 2020 13:41 WIB
    Perum Bulog Segera Gelontorkan Stok Gula
    Perum Bulog (Persero) segera menyalurkan ribuan ton stok gula putih Kristal (GKP) ke pasar pada akhir pekan ini. Foto: MI/Susanto
    Jakarta: Perum Bulog (Persero) segera menyalurkan ribuan ton stok gula putih Kristal (GKP) ke pasar pada akhir pekan ini. Langkah ini dilakukan guna menjamin ketersedian gula dan kestabilan harga untuk masyarakat, terutama menjelang Lebaran.

    “Bulog baru saja mendapatkan pasokan gula dan akan segera menyalurkannya agar kebutuhan pokok bisa tetap tersedia, terlebih lagi di situasi luar biasa seperti sekarang, ditambah akan ada kegiatan Lebaran yang sudah di depan mata,” kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso melalui keterangan resmi, Kamis, 14 Mei 2020.

    Pria yang akrab disapa Buwas ini memastikan pihaknya akan menggelontorkan sedikitnya 22 ribu ton gula yang baru saja didatangkan dari India. Diharapkan kebutuhan gula di masyarakat jelang Lebaran bisa terpenuhi.

    "Impor gula tersebut baru sebagian dari ijin impor yang diberikan negara kepada Bulog dari total 50 ribu ton. Impor gula merupakan bagian dari penugasan negara untuk stabilisasi harga gula pasir," kata mantan Kepala Bareskim Polri itu.

    Adapun harga gula pasir di tingkat konsumen sejak menjelang Ramadan hingga saat ini masih di level tertinggi yakni Rp19 ribu/kg sehingga perlu ada intervensi yang masif dari pemerintah. Dengan stok yang dikuasai, Perum Bulog optimistis dapat menekan harga gula kembali ke harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500/kg.

    Selain itu, keamanan jumlah stok beras yang tersebar di seluruh wilayah kerja Perum Bulog hingga saat ini mencapai 1,4 juta ton.

    Buwas menegaskan pihaknya juga terus melakukan pengadaan dalam negeri berupa gabah dan beras dari petani yang saat ini sedang panen raya. Hingga pertengahan Mei ini, serapan Bulog sudah mencapai 290.000 ton.

    “Kami optimis bahwa core bisnis kita tidak terganggu selama masa pandemi covid-19 ini, dan kami selalu siap untuk mengemban tugas dari negara untuk pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, serta penyerapan gabah beras dalam negeri selama panen raya yang kebetulan jatuh di bulan yang sama yaitu di bulan Ramadan," pungkasnya.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id