Kekhawatiran Korona pada Perekonomian Masih Terpopuler Pekan Ini

    Nia Deviyana - 22 Maret 2020 15:43 WIB
    Kekhawatiran Korona pada Perekonomian Masih Terpopuler Pekan Ini
    Ilustrasi. Foto: MI/ROMMY PUJIANTO
    Jakarta: Dampak masuknya virus korona (covid-19) di Indonesia terhadap perekonomian kembali menjadi topik populer pekan ini. Berita tentang anjloknya rupiah mendekati level Rp16 ribu per USD pada Kamis lalu menyorot perhatian pembaca.

    Di antara berita mengenai kekhawatiran korona, Menteri Pertanian syahrul Yasin Limpo meminta masyarakat berbelanja sewajarnya. Berita ini turut mewarnai topik populer pekan ini.

    Medcom.id merangkum lima berita yang menjadi topik populer dalam sepekan. Rangkuman ini sebagai referensi bagi pembaca yang memantau isu ekonomi terkini.

    1. IHSG Masih Terjebak di Zona Merah, Rupiah Dekati Rp16 Ribu/USD

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 4.105,4 pada penutupan perdagangan Kamis, 19 Maret 2020. IHSG terpuruk 225,2 poin atau 5,2 persen dari pembukaan perdagangan di level 4.330,6.

    Sejalan dengan IHSG, posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat terpuruk hingga mendekati angka Rp16 ribu per USD. Melansir Bloomberg, mata uang Garuda berada di level Rp15.912 per USD pada penutupan perdagangan Kamis, 19 Maret 2020.

    Baca artikel selengkapnya di sini.


    2. Indikator Gerak Rupiah saat Pandemi Covid-19

    Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan indikator stabilitas nilai tukar Rupiah secara periodik dalam sepekan terakhir. Hal ini guna mencermati kondisi perekonomian sebagai dampak dari penyebaran covid-19.
     
    Mengutip laporan indikator di laman resmi BI, Sabtu, 21 Maret 2020 disampaikan pada Kamis, 19 Maret 2020 rupiah ditutup melemah di level Rp15.900 per USD. Kemudian yield surat berharga negara (SBN) untuk tenor 10 tahun naik ke 7,95 persen.
     
    Baca artikel selengkapnya di sini.

    3. Pelemahan Ekonomi Akibat Korona Bisa hingga 6 Bulan

    Pelemahan ekonomi sebagai dampak dari pandemi virus korona baru atau covid-19 diperkirakan bisa berlangsung 4-6 bulan, sehingga pemerintah perlu memikirkan stimulus agar sektor ekonomi bergariah kembali setelah wabah usai.

    Baca artikel selengkapnya di sini.

    4. Belanja Beras dan Gula di Pasar Tradisional Dibatasi

    Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) siap menjalankan imbauan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) untuk bersama menghadapi virus korona (covid-19), terutama dalam transaksi kebutuhan pokok di pasar tradisional.
     
    Sejumlah barang pembeliannya bakal dibatasi mengantisipasi panic buying yang menyebabkan stabilitas harga terganggu. Pembatasan ini juga dilakukan agar tidak terjadi kenaikan harga secara sepihak oleh oknum tidak bertanggungjawab.

    Baca artikel selengkapnya di sini.

    5. Mentan Imbau Warga Belanja Sewajarnya

    Kementerian Pertaninan (Kementan) menggelar pasar murah kebutuhan pokok di sejumlah titik di DKI Jakarta. Namun, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berpesan kepada masyarakat untuk berbelanja sewajarnya.
     
    Syahrul mengungkapkan gelar pasar murah ini dilakukan untuk memberikan kepastian, bahwa ketersediaan bahan pokok kebutuhan dasar masih aman. Dia menuturkan gelaran pasar murah seperti ini bakal digelar juga di berbagai daerah di luar Jakarta.
     
    Baca artikel selengkapnya di sini.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id