Pandemik Korona Mengguncang Rupiah

    Husen Miftahudin - 17 Maret 2020 17:57 WIB
    Pandemik Korona Mengguncang Rupiah
    Rupiah. Foto : MI/Ramdani.
    Jakarta: Direktur Eksekutif Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah menyebut pelemahan rupiah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat merebaknya virus korona di Indonesia. Bila covid-19 ini tak segera ditangani, mata uang Garuda tersebut akan terus mengalami pelemahan secara berkepanjangan.

    "Pelemahan rupiah saat ini tidak ada batasannya. Semakin lama pandemik korona tidak tertangani, rupiah akan berpotensi terus melemah," ungkap Piter kepada Medcom.id, Selasa, 17 Maret 2020.

    Menurutnya, pelemahan rupiah tak bisa dihindari. Ini karena sentimen pasar masih negatif di tengah ketidakpastian ekonomi global seiring wabah korona yang belum jelas kapan berakhir.

    "Tidak ada faktor yang benar-benar positif menenangkan pasar. Selama ketidakpastian ini masih begitu besar, rupiah akan terus dalam posisi tertekan," jelas dia.

    Menukil Bloomberg, nilai tukar rupiah saat ini berada di posisi Rp15.160 per USD. Posisi mata uang Garuda itu melemah sebanyak 1,52 persen dari posisi penutupan hari sebelumnya di Rp14.933 per USD.

    Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dolar Rate atau Jisdor menempatkan rupiah di posisi Rp15.083 per USD. Kurs Jisdor yang dipublikasikan Bank Indonesia (BI) itu mengalami pelemahan 265 poin dari nilai tukar rupiah kemarin yang sebesar Rp14.818 per USD.

    Adapun Bank Indonesia telah melakukan intervensi melalui pasar domestic non-delivery forward (DNDF). Dalam hasil lelang sesi pagi, BI menetapkan kurs DNDF untuk tenor satu bulan sebesar Rp15.090 per USD dengan volume sebanyak USD40 juta. Sedangkan kurs DNDF untuk tenor tiga bulan yang ditetapkan sebesar Rp15.331 per USD, tidak ada penawaran yang masuk.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id