DKI Jakarta Perlu Evaluasi Penyebaran Covid-19 dari Level Mikro

    Ilham wibowo - 13 September 2020 14:39 WIB
    DKI Jakarta Perlu Evaluasi Penyebaran Covid-19 dari Level Mikro
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa meningkatnya angka penularan wabah covid-19 di DKI Jakarta daerah perlu ditinjau secara mikro. Sasaran utama penyebab masalah perlu difokuskan agar percepatan penanganan lebih efektif.

    "Yang diperlukan Jakarta adalah manajemen mikro," kata Airlangga di Program Crosscheck Medcom.id, Minggu, 13 September 2020.

    Menurut Airlangga, status penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta hingga saat ini belum dicabut. Penguatan mikro manajemen sedianya bisa dituangkan melalui implementasi kebijakan Pemerintah DKI Jakarta yang sesuai.

    "Pengelolaan mikro itu per 31 Agustus kemarin itu sebetulnya Bapak Presiden sudah memanggil Gubernur DKI Jakarta menanyakan terjadinya kenaikan kasus positif harian. Berdasarkan data, DKI Jakarta 75 persen sembuh, jadi ini juga perlu dilihat," papar Airlangga.

    Monitoring kenaikan kasus masyarakat terpapar covid-19 di Jakarta juga harus mengevaluasi kebijakan yang digulirkan Pemda. Seperti pemberlakuan kembali ganjil genap misalnya di tengah penanganan pandemi covid-19. Masyarakat pemilik kendaraan pribadi kemudian memadati kendaraan umum.

    "Satu-satu kita lihat apa penyebabnya, apakah ganjil genap masih tepat atau diubah, kemudian tempat hiburan kita tutup. Tempat yang jadi sumber kerumunan, tempat olahraga apakah terlalu padat, car free day, harus dilihat secara mikro bukan general," ungkapnya.

    Manajemen mikro, lanjut Airlangga, seperti yang telah diterapkan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Langkah DKI Jakarta yang cenderung memberikan kejutan akan mempengaruhi pasar keuangan lantaran wilayah Ibu Kota masih dianggap mencerminkan kondisi nasional.

    "Jateng tidak menerapkan PSBB, sehingga kita melihat mikro manajemen itu jadi penting sehingga kita tau sumber dan kenapanya sehingga tidak mengambil langkah overdosis," ujarnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id