Bantu Tingkatkan Inovasi UMKM, Tokopedia Gelar Start Summit Extension

    Gervin Nathaniel Purba - 18 Juni 2020 22:32 WIB
    Bantu Tingkatkan Inovasi UMKM, Tokopedia Gelar Start Summit Extension
    Tokopedia melalui START Summit Extension: Empowering Indonesia through Technology mengadakan sebuah konferensi teknologi virtual pertama, pada 16 Juni 2020 (Foto:Dok.Tokopedia)
    Jakarta: Tokopedia melalui START Summit Extension: Empowering Indonesia through Technology mengadakan sebuah konferensi teknologi virtual pertama, pada 16 Juni 2020.

    Konferensi ini membahas tantangan yang dihadapi oleh para usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam menghadapi pandemi virus korona (covid-19). Banyak para UMKM Indonesia harus memutar otak agar bisnisnya tetap jalan akibat pembatasan sosial. Dalam konferensi ini, Tokopedia turut membantu memberikan inovasi kepada para UMKM agar mereka bisa bertahan.

    START Summit Extension menghadirkan para ahli teknologi Tokopedia untuk berbicara mengenai dua topik utama, yakni ‘The Essentials of Making an App’ dan How Open API Can Help Empower Sellers.

    Sesi pertama dibuka dengan pemaparan oleh Head of Engineering-Android Rico Harisin dan Android Engineering Manager Nathania Sutedja. Rico dan Nathania menjelaskan pentingnya peran developer untuk mewujudkan perencanaan yang baik dalam membuat aplikasi.

    "Ada quote menarik, yakni if you fail to plan, then you’re planning to fail. Maksudnya adalah ketika kita tidak punya rencana sama sekali, kita sebenarnya menjerumuskan diri kita sendiri ke dalam jurang. Tujuan dari planning adalah mempersempit lingkup pekerjaan kita, dan menentukan tujuan yang kita inginkan,” ujar Rico, dikutip laman Tokopedia.

    Mereka kemudian menjelaskan bagaimana developer bisa membagi tahapan pengembangan aplikasi menjadi enam, yakni planning and requirement gathering, analysis, design, implementation, testing and Integration, dan maintenance.

    Menurut Nathania Sutedja, tahapan tersebut sangat penting untuk menentukan kualitas dan performa aplikasi ke depannya.

    "Secara umum, ada tiga cara untuk melakukan testing, yakni local unit testing, instrument test (functional & UI), serta manual test. Saat ini, banyak developer yang menggunakan manual test. Padahal sebenarnya kita bisa mempercepat waktu pengerjaan dengan menggunakan automation test, yakni local unit testing atau instrument test,” kata Nathania.

    Pada sesi selanjuntya,  Head of Engineering Tokopedia Gian Giovanni, Official Store Engineering Manager Essa Jiwa Permana, dan Open API Lead Software Engineer Paulus Junianto menjelaskan peran open API dalam membantu penjual. Khususnya penjual besar untuk memasukkan sistem atau database yang telah dimiliki sebelumnya, baik dalam hal inventory dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan agar para penjual dapat mengelola toko mereka di Tokopedia dengan lebih mudah.

    “Tokopedia memiliki lebih dari delapan juta penjual. Sebagian di antaranya ada yang sudah memiliki toko offline atau gudang dimana-dimana dengan sistem kerja yang sudah proper dan well-defined. Sehingga menjadi sebuah tantangan bagi mereka untuk masuk ke Tokopedia dan berjualan secara online, karena itu berarti mereka harus merawat dua sistem sekaligus. Oleh karena itu, kita punya ide agar dua sistem ini bisa diintegrasikan dengan mudah melalui Open API,” ujar Gian.

    Bantu Tingkatkan Inovasi UMKM, Tokopedia Gelar Start Summit Extension

    Open API Tokopedia adalah platform integrasi terbuka, yang menyediakan fungsi API untuk membantu penjual mengelola toko mereka dengan lebih mudah dengan mengintegrasikan enabler pihak ketiga atau sistem mereka ke dalam platform Tokopedia.

    Open API sendiri sebenarnya sudah dikembangkan oleh Tokopedia selama tiga tahun terakhir.  Namun, melihat fitur-fitur yang dimiliki seperti stock update dan inventory, Tokopedia kemudian membuka open API ini untuk kategori power merchant, sehingga bisa digunakan oleh lebih banyak penjual.

    Di sisi lain, open API juga menawarkan beragam solusi kepada para penjual di Tokopedia, di antaranya, mengautomasi tugas penjual, khususnya dalam hal menghubungkan pesanan dari Tokopedia dengan sistem yang sudah mereka miliki sebelumnya.

    Dengan begitu, penjual dapat menciptakan enabler system yang memungkinkan mereka untuk mengelola beberapa toko sekaligus yang dimiliki di Tokopedia.

    START Summit Extension pada Juni ini merupakan kelanjutan dari konferensi teknologi pertama Tokopedia yakni START Summit, yang dihadiri oleh lebih dari 2 ribu pegiat teknologi dan ditonton oleh lebih dari 76 ribu orang pada Februari 2020.

    Sebelumnya, pada 23 April 2020, START Summit Extension telah menyelenggarakan acara serupa dengan tema She Codes with Purpose. Konferensi ini untuk menyambut perayaan Hari Kartini, di mana para pegiat teknologi berkesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan langsung dari para ahli teknologi perempuan Tokopedia yang inovatif dan menginspirasi.

    Ke depannya, Tokopedia akan terus menyelenggarakan START Summit Extension setiap bulannya untuk membuka kesempatan belajar dan diskusi bersama oleh para pegiat teknologi di seluruh Indonesia.

    Hal ini sesuai dengan visi dari Tokopedia Academy sebagai payung besar seluruh acara bertema teknologi dari Tokopedia, yakni untuk membina para pegiat teknologi Indonesia untuk menjadi ahli teknologi masa depan.

    (ROS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id