Kabupaten Bungo Diharapkan Menjadi Lumbung Padi dan Jagung

    Gervin Nathaniel Purba - 13 Mei 2020 16:40 WIB
    Kabupaten Bungo Diharapkan Menjadi Lumbung Padi dan Jagung
    Suasana panen padi di Kabupaten Bungo. (Foto: Dok. Kementan)
    Bungo: Bupati Bungo H Mashuri menegaskan akan terus mendukung dan mendorong petani untuk mengembangkan tanaman padi dan jagung. Dengan demikian, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi diharapkan bisa menjadi lumbung padi dan jagung.

    Hal ini dia sampaikan saat menghadiri panen padi dan video conference dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, dari Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Selasa, 12 Mei 2020.

    Pada kesempatan tersebut, Mashuri melaporkan ke Mentan Syahrul, bahwa pada Mei ini luasan panen di Dusun Rantau mencapai 35 hektare (ha), dari total hamparan 206 ha dengan perkiraan produksi 185,85 ton. Harga gabah di tingkat petani Rp4.800 hingga Rp5.200 per kg gabah kering panen (GKP). 

    “Dari target tanam untuk periode Februari-Mei sebesar 4.522 ha telah terealisasi 3.780 ha. Alhamdulillah sekarang lagi proses penanaman lebih dari 786 ha. Sedangkan untuk Mei-September target tanam lebih dari 7 ribu ha. Semoga terealisasi dengan baik,” ujar Mashuri, dikutip keterangan tertulis, Rabu, 13 Mei 2020.

    “Selanjutnya dapat kami laporkan bibit tanaman cukup tersedia. Kalau bisa ada tambahan bantuan saprodi. Kemudian untuk mendukung pertanaman tersebut perlu adanya perbaikan irigasi, dukungan pascapanen RMU lima unit untuk penyebarannya, traktor roda empat sebanyak lima unit, roda dua sebanyak 50 unit, serta cultivator sebanyak 15 unit,” kata Mashuri, menambahkan.

    Menghadapi musim kemarau beberapa waktu mendatang berdasarkan perkiraan BMKG di Kabupaten Bungo, sumur menjadi hal yang sangat penting. Untuk saat ini Bungo telah mendapatkan bantuan lima sumur tambahan. Diharapkan cukup mempertahankan kondisi tersebut. 

    “Terima kasih Bapak Menteri. Kami dari Bungo siap menjaga pangan Indonesia. Sukses buat Bapak Menteri,” ujar Mashuri. 

    Di tempat yang sama Ketua Kelompok Tani Maju Bersama dan Tunas Baru Samwil mengatakan dirinya bersama anggota petani lainnya baru saja panen. Apalagi hasil panen kali ini terbilang cukup memuaskan, sehingga petani semangat untuk tanam lagi di hamparan lahan seluas 206 ha. 

    Menurutnya, dari lahan petani yang sudah dipanen, hampir serentak semuanya sudah menabur benih sebagai bagian persiapan untuk musim tanam 2020. Beliau juga menyatakan kesiapannya menjaga pasokan pangan dalam negeri dan selalu mendukung program prioritas ketahanan pangan.

    Sebelum pelaksanaan panen, Mentan Syahrul dari ruang Agriculture War Room (AWR) Kementan sempat menyapa dan memberikan arahan ke seluruh petani dan kepala daerah di kabupaten dalam rangka Video Conference Gerakan Percepatan Tanam Padi dan Jagung serentak seluruh Indonesia.

    Dalam arahannya Mentan Syahrul menyampaikan terima kasih kepada para kepala daerah yang mau terjun ke lapangan, dan dapat dipastikan dengan optimistis semua dapat dikendalikan dan amankan bersama. 

    Lebih lanjut, Mentan Syahrul mengatakan covid-19 ini adalah tantangan nyata yang berdampak langsung ke masyarakat. Solusinya adalah Medical Solution dan Food Security. Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh pihak harus bekerja lebih keras, lebih terpadu, dan lebih gotong royong agar bahan pangan rakyat bisa terjamin. 

    “Yang harus kita waspadai adalah rekomendasi dari FAO yang menyatakan bahwa setelah covid-19 ini berlalu akan hadir krisis pangan dunia dan akan datangnya kemarau panjang sesuai rekomendasi BMKG. Ini tidak boleh terjadi di negeri kita. Kita harus hadapi dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi krisis pangan dunia,” ucap Syahrul.




    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id