AP II Berikan Fasilitas VIP bagi Pekerja Migran

    Suci Sedya Utami - 04 September 2020 22:21 WIB
    AP II Berikan Fasilitas VIP bagi Pekerja Migran
    Ilustrasi pekerja migran Indonesia tiba di Bandara Soekarno Hatta - - Medcom/ Hendrik
    Jakarta: PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan fasilitas khusus bagi pekerja migran Indonesia di 19 bandara, khususnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Komitmen tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara AP II dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

    Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dan Kepala BP2 MI Benny Rhamdani. Awaluddin mengatakan kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk memberikan pelayanan khusus.

    "Pekerja migran Indonesia adalah pahlawan devisa, sudah sepatutnya kami memberikan dukungan penuh di bandara bagi para pekerja migran,” kata Awaluddin dalam keterangan resmi, Jumat, 4 September 2020.

    Adapun fasilitas khusus yang dimaksud, antara lain fasilitas jalur khusus dalam rangka memberikan kelancaran kepulangan dan keberangkatan pekerja imigran, fasilitas counter help desk untuk membantu penyediaan informasi bagi pekerja migran Indonesia, lounge bagi pekerja migran di area terminal internasional.

    Kemudian tempat pameran atau pemasaran bagi produk produk UMKM dari para pekerja migran, serta promosi dan sosialisasi melalui media digital untuk program pelayanan dan perlindungan bagi pekerja migran.

    “Kami akan berkoordinasi dengan stakeholder lain di bandara seperti Imigrasi, Balai Karantina dan Bea Cukai untuk menghadirkan fasilitas khusus tersebut. Di samping lima fasilitas tersebut, AP II dan BP2MI juga akan membahas lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya fasilitas-fasilitas lain bagi pekerja migran selama berada di bandara,” jelas Awaluddin.

    Sementara itu, Benny mengatakan pekerja migran sebagai pahlawan devisa telah menyumbang penerimaan bagi negara dalam bentuk remittance mencapai Rp159 triliun pada 2019. Sehingga  sudah selayaknya pekerja migran mendapatkan perlakuan dan layanan VIP.

    "Layanan khusus ini bagian dari upaya kita memberikan pelayanan yang bersifat VIP. Fasilitas khusus ini kami harapkan tidak hanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tetapi juga bisa di kantong-kantong keberangkatan dan kedatangan lainnya seperti di Bandara Kualanamu, Bandara Kertajati dan bandara internasional lainnya,” jelas Benny.

    Lebih lanjut, Benny mengapresiasi AP II yang juga akan menyediakan area pameran atau pemasaran di area terminal penumpang bagi produk-produk hasil dari pekerja migran Indonesia yang kini sudah dapat membuka lapangan usaha.


    Adapun bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II saat ini adalah Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), dan Silangit (Tapanuli Utara).

    Lalu, Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Supadio (Pontianak), Banyuwangi, Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung), Depati Amir (Pangkalpinang), Sultan Thaha (Jambi), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Kertajati, Sultan Iskandar Muda (Aceh), Minangkabau (Padang), dan Fatmawati Soekarno (Bengkulu).

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id