Pemerintah Genjot SDM Industri Andal Lewat Jarvis

    Husen Miftahudin - 06 April 2021 19:29 WIB
    Pemerintah Genjot SDM Industri Andal Lewat Jarvis
    Ilustrasi. Foto: dok. Kemendikbud



    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meluncurkan Jalur Penerimaan Vokasi Industri (Jarvis) pada 2021. Jarvis disiapkan sebagai sistem penerimaan mahasiswa baru secara online di politeknik dan akademi komunitas milik Kemenperin. Tahun ini, Jarvis juga membuka penerimaan siswa baru SMK di lingkungan Kemenperin.

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Arus Gunawan menyampaikan, penyelenggaraan pendidikan vokasi industri yang baik dimulai dengan penerimaan siswa baru yang selanjutnya di didik untuk memenuhi kebutuhan sektor industri.






    "Mulai 2020, komitmen Kemenperin dalam penyediaan SDM industri yang kompeten ditunjukkan dengan menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru bagi 10 politeknik dan dua akademi komunitas melalui Jarvis ini," ucap Arus dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 April 2021.

    Menurutnya, Jarvis membuka akses yang luas bagi para lulusan SMA, SMK, MA, Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di Indonesia guna menempuh pendidikan di berbagai politeknik dan juga akademi komunitas di bawah binaan Kemenperin. Pada tahun ini, penerimaan siswa baru untuk jenjang SMK melalui SMK SMTI/SMAK di lingkungan Kemenperin juga dilakukan melalui Jarvis.

    "Jarvis akan membuka kesempatan yang sama bagi seluruh lulusan SMP/ sederajat dan SMA/ SMK/sederajat di seluruh Indonesia untuk menjadi generasi vokasi industri yang kompeten," ujar Arus.

    Jarvis merupakan platform sistem informasi akademik yang digunakan oleh SMK, Politeknik, dan Akademi Komunitas di lingkungan Kemenperin yang pada tahap awal ini digunakan sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru daring yang dilengkapi dengan fitur pengelolaan ujian yang andal.

    "Saat ini telah dikembangkan pembelajaran online seluruh siswa dan mahasiswa vokasi, magang industri, ujian online, kegiatan sertifikasi kompetensi, serta career development center," terangnya.

    Perkuliahan dengan skema bebas biaya kuliah dan ikatan kerja dilakukan pada Politeknik Industri Logam di Morowali, Sulawesi Tengah; Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu di Kendal, Jawa Tengah; Akademi Komunitas Industri Manufaktur di Bantaeng, Sulawesi Selatan; dan Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil di Solo, Jawa Tengah.

    "Dari 3.558 calon mahasiswa baru yang akan diterima di politeknik milik Kemenperin, program bebas biaya kuliah akan diberikan kepada sekitar 518 mahasiswa," papar dia.

    Penerimaan siswa dan mahasiswa baru melalui Jarvis ditargetkan mencapai 3.558 mahasiswa baru dan 2.448 siswa baru untuk sembilan SMK SMTI/SMAK. Jarvis dapat diakses oleh calon pendaftar melalui situs jarvis.kemenperin.go.id sejak 2 April hingga 10 Mei 2021.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id