Erick Thohir Targetkan 4 BUMN Masuk Fortune Global 500

    Suci Sedya Utami - 03 April 2021 11:11 WIB
    Erick Thohir Targetkan 4 BUMN Masuk Fortune Global 500
    Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok Kementerian BUMN



    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan empat perusahaan pelat merah masuk dalam Fortune Global 500 dalam empat tahun mendatang. Hal tersebut disampaikan Erick saat bertemu dengan Vice Chairman State-Owned Asset Supervision and Administration (SASAC) Tiongkok Ren Hongbin di Tiongkok.

    SASAC merupakan instansi pemerintah Tiongkok yang mengelola 97 BUMN Tiongkok. Dari jumlah tersebut, ada 48 BUMN Tiongkok yang berada di dalam daftar tersebut.






    "Yang menggelitik buat saya, ketika counterpart saya menargetkan kalau Tiongkok bisa 48 company bisa masuk ke top 500, kenapa Indonesia cuma dua. Tentu saya enggak bisa menyebutkan target apapun, tapi yang pasti saya bilang double kalau bisa empat dalam tiga tahun," kata Erick dalam konferensi pers daring, Jumat, 2 April 2021.

    Salah satu perusahaan BUMN yang berhasil menembus top 500 yakni PT Pertamina (Persero). Namun sayangnya, dalam daftar Fortune Global 500 di 2020, perusahaan migas pelat merah ini tersingkir.

    Di 2019, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam Fortune Global 500  atau di peringkat ke-175. Kemudian tahun lalu terlempar ke posisi 500 besar.

    Padahal, Pertamina telah menargetkan dalam jangka menengah panjang perseroan bisa masuk ke daftar top 100 perusahaan dengan penghasilan tertinggi di dunia ala Fortune Global 500 pada 2026.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id