Indeks Manufaktur Pecah Rekor, Indikasi Ekonomi RI Pulih

    Desi Angriani - 01 April 2021 13:49 WIB
    Indeks Manufaktur Pecah Rekor, Indikasi Ekonomi RI Pulih
    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita - - Foto: dok Kemenperin



    Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut Indeks Manufaktur Indonesia mencatatkan rekor tertinggi dalam satu dekade. Hal ini menjadi indikasi pemulihan ekonomi dari dampak pandemi covid-19.

    “Ini hasil jerih payah para pelaku industri, sedangkan kami di pemerintah all out untuk support mereka. Terbukti, selama lima bulan berturut-turut, PMI Indonesia menunjukkan ekspansi. Di tengah masa-masa sulit, kenaikan yang sangat signifikan ini menunjukkan bahwa rebound-nya ekonomi Indonesia akan semakin cepat,” kata Menperin lewat keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 1 April 2021.






    Indeks manufaktur RI pada Maret 2021 berada di level 53,2 atau meningkat sebesar 2,3 poin dari Februari 2021 yang sebesar 50,9. Peningkatan PMI manufaktur ini menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir sejak 2011.

    Menperin mengatakan di kawasan ASEAN, Indonesia memiliki performa paling baik selama lima bulan terakhir, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2021.

    “Kebijakan ini terbukti meningkatkan confidence para pelaku industri dan mendorong daya beli masyarakat,” ujar Menperin Agus.

    Dalam hal ini, pemerintah telah memberikan berbagai stimulus agar sektor manufaktur cepat ekspansif dan terus menunjukkan pertumbuhan positif. Salah satunya melalui insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor.

    Relaksasi pajak ini diberikan mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2021 untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc. Kebijakan tersebut juga akan diperluas hingga kendaraan dengan kapasitas mesin 2.500 cc mulai 1 April.

    Hingga akhir Maret 2021, katanya, telah terjadi peningkatan penjualan cukup signifikan untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai 1.500 CC, yaitu sekitar 140 persen dari penjualan Februari 2021.

    “Dengan penerapan kebijakan relaksasi PPnBM-DTP, kinerja produksi kendaraan roda empat atau lebih pada periode Januari-Februari 2021, tercatat sebesar 152 ribu unit, dan penjualan (wholesales) sebesar 102 ribu unit untuk periode yang sama” jelas Menperin.

    Sebelumnya, PMI manufaktur Indonesia pada Januari 2021 telah melampaui capaian PMI manufaktur Vietnam (51,3), Thailand (49,0), dan Malaysia (48,9). Sementara itu, PMI manufaktur ASEAN pada awal tahun ini berada di level 51,4. Bahkan, PMI manufaktur Tiongkok mengalami penurunan ke titik 51,3 dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 51,9.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id