3 Pasar Utama Produk Sawit RI di Asia Bakal Pulih 2021

    Husen Miftahudin - 03 Desember 2020 19:56 WIB
    3 Pasar Utama Produk Sawit RI di Asia Bakal Pulih 2021
    Ilustrasi perkebunan sawit. Foto: dok MI/Abdullah.



    Jakarta: Tiga pasar utama produk minyak sawit Indonesia yaitu India, Tiongkok, dan Pakistan diprediksi pulih tahun depan. Tren peningkatan permintaan di tiga pasar utama Asia ini terlihat pada kuartal III-2020, setelah ketiga negara tersebut mulai membuka kembali akses pelabuhan untuk kegiatan ekspor impor.

    "Di India, pandemi covid-19 menyebabkan konsumsi minyak sawit menurun hingga 30 persen. Pada Oktober, impor minyak sawit turun dari 9,4 juta ton di 2019 menjadi 7,2 juta ton di 2020," kata Executive Director Solvent Extractors Association of India BV Mehta dalam acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis, 3 Desember 2020.






    Tidak hanya pandemi, sebutnya, penurunan konsumsi minyak sawit ini juga disebabkan adanya kebijakan pemerintah India yakni bea masuk safeguard duty dan dimasukkannya Refined, Bleached, Deodorized Olein (RBD Olein) dalam daftar komoditas yang dibatasi.

    Sementara itu, Presiden Chamber of Commerce for Import and Export of Foodstuffs Native Produce and Animal By-Product China Cao Derong mengungkapkan bahwa penurunan konsumsi minyak sawit juga terjadi di Tiongkok. Pada kuartal I-2020, impor minyak kelapa sawit turun signifikan menjadi 320 ribu ton.

    "Semenjak periode tersebut, volume ekspor sawit ke Tiongkok terus menyusut. Memasuki Juni 2020, volume impor minyak sawit kembali merangkak naik dengan year-on-year hingga 25,5 persen seiring dengan kebijakan penanganan wabah covid-19 oleh pemerintah setempat," tuturnya.

    Hal serupa juga terjadi di Pakistan. Hingga Oktober 2020, impor minyak sawit hanya mencapai 2,3 juta ton. Ketua Pakistan Edible Oil Refiner Association (PEORA) Abdul Rasheed Jan Mohammad meragukan volume impor minyak sawit akan menjadi tiga juta ton di tahun ini.

    "Penurunan ini terjadi akibat pandemi pada semester satu dan harga minyak sawit yang tinggi sejak pertengahan tahun. Setidaknya 76 persen pangsa pasar minyak sawit di Pakistan dikuasai oleh Indonesia," aku dia.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id