Kinerja Industri Manufaktur Diprediksi Minus 2,4% Tahun Ini

    Ilham wibowo - 14 Oktober 2020 17:29 WIB
    Kinerja Industri Manufaktur Diprediksi Minus 2,4% Tahun Ini
    Ilustrasi industri manufaktur. Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho
    Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut implementasi industri 4.0 mendesak dilakukan. Hal ini sebagai upaya menghadapi kinerja industri manufaktur yang diproyeksikan menurun.

    "Pada buku kedua nota keuangan beserta RAPBN 2021, pertumbuhan industri pengolahan akhir tahun ini diprediksi tertekan sampai minus 2,4 persen," jelas Agus saat membuka program Startup4Industry secara virtual, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Agus menuturkan bahwa pihaknya mendorong pelaku industri di berbagai level menerapkan layanan teknologi yang saat ini sudah banyak dikembangkan startup lokal. Transformasi teknologi digital, kata Agus, bakal membalik situasi keadaan ke arah pertumbuhan kinerja positif.

    "Kami optimistis pada 2021 nanti kinerja industri pengolahan diperkirakan akan mampu tumbuh sebesar antara 4,7 persen sampai 5,5 persen. Mohon dukungannya agar kita bisa mencapai target substitusi impor sebesar 35 persen pada 2022, juga akan dilakukan langkah akselerasi pemulihan ekonomi nasional," paparnya.

    Agus berharap program substitusi impor tidak hanya menyasar produk, akan tetapi di seluruh aspek termasuk penggunaan teknologi yang dikelola teknisi komputer di Indonesia. Implementasi inovasi dan teknologi akan meningkatkan daya saing produk di pasar global.

    "Indonesia percaya diri dengan teknologi dalam negeri sudah tepat, sebagai salah satu upaya menekan dampak pandemi melalui pemanfaatan teknologi itu sendiri," pungkasnya.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id