UMKM Semarang Didorong Manfaatkan Akses Pasar dan Pembiayaan

    Ilham wibowo - 16 Oktober 2020 10:28 WIB
    UMKM Semarang Didorong Manfaatkan Akses Pasar dan Pembiayaan
    Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani
    Semarang: Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mendapat dukungan bersama. Peningkatan yang perlu dilakukan meliputi aspek kualitas produk, modal, desain kemasan, dan pasar.

    "Pemerintah dengan dukungan pihak-pihak terkait berkomitmen membantu menyediakan dan memperluas pasar produk UMKM dengan memberikan kemudahan pembiayaan dan pemasaran bagi UMKM," ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto, melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Kemendag menggandeng grup perhotelan Accor PT AAPC Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung program peningkatan daya saing dan penggunaan produk UMKM lokal. Kolaborasi dilakukan dengan  pemanfaatan fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi, serta Penyediaan layanan perbankan.

    Agus menjelaskan, poin penting dalam kerja sama tersebut yaitu mencakup koordinasi antar pihak-pihak terkait pertukaran data dan informasi, serta pembinaan terhadap UMKM; kontrak kerja sama pengadaan barang dan/atau jasa fasilitas perhotelan dan jasa akomodasi dengan pelaku UMKM yang memenuhi kriteria pihak-pihak terkait.

    Kemudian fasilitas pembiayaan dan legalitas usaha kepada UMKM di sektor perdagangan yang bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. “Kami berharap kerja sama ini dapat membantu meningkatkan daya saing produk dan mentransformasi UMKM  dalam hal pemasaran produk dan pembiayaan bagi usaha dengan mudah dan murah melalui KUR BNI,” imbuhnya.  

    Agus mengharapkan sektor UMKM tetap menjaga kontribusi 60 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB), menyerap 96 persen tenaga kerja dari total 133 juta angkatan kerja, serta memberikan sumbangsih 14 persen terhadap total ekspor. Nilai konsumsi domestik yang besar harus dimanfaatkan dalam situasi kebiasaan baru.

    "Pandemi covid-19 dan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar telah memperbesar peluang usaha secara daring. Diharapkan UMKM mampu menangkap peluang itu sehingga dapat memainkan perannya sebagai penopang perekonomian bangsa yang menggerakkan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat,” pungkas Agus.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id