Serapan Gas Harga Khusus Industri Belum Optimal

    Suci Sedya Utami - 27 Januari 2021 21:58 WIB
    Serapan Gas Harga Khusus Industri Belum Optimal
    Ilustrasi pipa gas PGN. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.



    Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meminta industri penerima manfaat harga gas khusus USD6 per million british thermal unit (mmbtu) untuk mengoptimalkan serapan gas sesuai alokasi yang ditetapkan.

    Direktur Utama PGN Suko Hartono menyampaikan dari alokasi sebesar 374 billion brithis thermal unit per day (bbtud) yang tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 89 Tahun 2020, realisasi serapannya baru mencapai 64,14 persen atau 240 bbtud.






    "Faktanya teman-teman industri belum memanfaatkan secara optimal sesuai alokasi," kata Suko dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021.

    Sementara industri penerima manfaat harga gas khusus sebanyak 184 pelanggan atau 97 persen dari total pelanggan industri yang sebesar 188 pelanggan.

    Oleh karenanya, Suko meminta agar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ikut mendorong industri untuk mengoptimalkan serapan gas.

    Suko juga meminta agar pemerintah dapat memberikan relaksasi berupa take or pay pasokan gas dari hulu ke PGN. Mengingat terjadi penurunan permintaan gas.

    Kemudian ia juga meminta pemberian kompensasi secara cash khususnya untuk BUMN penerima penugasan sebagaimana diatur dalam pasal 66 UU BUMN pasal 120 UU Cipta Kerja.

    "Sedang kami diskusikan dengan BUMN dan kementerian teknis," pungkas Suko.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id