Erick Ingin Pangkas Komisaris Garuda, Siapa yang Bakal Tereliminasi?

    Suci Sedya Utami - 03 Juni 2021 15:59 WIB
    Erick Ingin Pangkas Komisaris Garuda, Siapa yang Bakal Tereliminasi?
    Maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Foto: Medcom.id/Farhan



    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana memangkas jumlah dewan komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Pengurangan komisaris ini sebagai upaya efisiensi di tengah badai utang perseroan yang menumpuk hingga Rp70 triliun.

    Saat ini jumlah dewan komisaris Garuda sebanyak lima orang. Erick ingin memangkas jumlahnya tersebut menjadi dua hingga tiga orang.

     



    "Kita akan kurang entah 2-3 orang. Kita kecilkan jumlahnya," kata Erick, Rabu, 2 Juni 2021.

    Ia bilang kebijakan ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Garuda dua pekan mendatang. Lantas siapa yang kiranya bakal tereliminasi?

    Berikut, lima orang yang saat ini menduduki jabatan Dewan Komisaris dikutip dari laman resmi Garuda Indonesia, Kamis, 3 Juni 2021.

    1. Triawan Munaf.

    Dia dipercaya oleh Erick sebagai Komisaris Utama sejak Januari 2020. Kala itu, Erick mengatakan dengan pengalaman yang dimiliki Triawan diyakini akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu beberapa kasus.

    Pria kelahiran 28 November 1958 ini pernah menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif periode 2015-2019. Ayah dari aktris Sherina Munaf ini pun merupakan Founder and Chairman of Advocado (PT Senopati Guntur) sejak 2011 hingga saat ini.

    2. Chairal Tanjung.

    Dia merupakan Wakil Komisaris Utama. Adik dari pengusaha dan juga mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung ini juga menjabat sebagai Direktur di CT Corp sejak 2000 hingga sekarang.

    Pria kelahiran 16 Mei 1966 ini juga pernah menjabat sebagai Finance Manager di CT Corp 1992-2000 dan menjadi auditor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada periode 1987-1992.

    3. Elisa Lumbantoruan.

    Elisa merupakan sebagai Komisaris Independen. Pria kelahiran 19 Juli 1960 ini merupakan Direktur Utama ISS Indonesia sejak 2015 hingga sekarang. Selain di Garuda, ia juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Indosat Tbk sejak 2015 hingga saat ini. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Strategy, HCM, dan IT di PT Samora Usaha Makmur periode 2014-2015.

    4. Zannuba Arifah CH. R (Yenny Wahid).

    Dia diangkat Erick menjadi Komisaris Independen Garuda sejak 2020. Anak kedua dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid ini pernah menjabat sebagai Staf Khusus bidang Komunikasi Politik di masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

    Wanita kelahiran 29 Oktober 1974 ini pun mengatakan jajaran petinggi Garuda pun telah mengalami pemotongan gaji, termasuk dirinya. Pernyataan itu ia lontarkan sebagai balasan atas pertanyaan netizen.

    "Sudah sejak awal Garuda dipotong, Mas. Makin tinggi posisi, makin besar potongannya," cuit Yennny dalam akun twitternya.

    5. Peter Frans Gonta.

    Peter merupakan Komisaris di Garuda. Pria kelahiran 4 Mei 1948 ini merupakan mantan Duta Besar RI untuk Polandia periode 2014-2018. Ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Khusus Kementerian Luar Negeri periode 2019. Selain itu juga merupakan Presiden Direktur PT Indonusa Telemedia (Transvision) periode 2019 hingga saat ini.

    Selain itu, Peter juga merupakn Ketua Dewan Penasihat Harita Group sejak 2019 serta Pendiri dan Associate Director Melchor Group sejak 2019.

    Baru-baru ini Peter Gonta pun mengajukan surat pemberhentian pembayaran honorarium hingga rapat pemegang saham berikutnya. Dia menyebut alasan pengajuan permintaan penghentian pembayaran honorarium itu adalah karena krisis keuangan yang melanda perusahaan maskapai penerbangan nasional tersebut.
     
    Peter berharap langkah penghentian pembayaran honorarium tersebut bisa "sedikit meringankan" beban keuangan Garuda. Usulan tersebut pun mendapat respons positif dari Erick.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id