comscore

Populer Ekonomi: Prediksi Ekonomi RI 2022 hingga Kolaborasi Bersama Kunci Capai Ketahanan Pangan

Angga Bratadharma - 09 Juni 2022 09:06 WIB
Populer Ekonomi: Prediksi Ekonomi RI 2022 hingga Kolaborasi Bersama Kunci Capai Ketahanan Pangan
Ilustrasi. FOTO: dok MI
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Rabu, 8 Juni 2022, terpantau menjadi perhatian para pembaca Medcom.id. Berita itu mulai dari pertumbuhan ekonomi Indonesia 2022 diprediksi tumbuh 4,8 persen, kolaborasi bersama jadi kunci capai ketahanan pangan, hingga pengetatan moneter cepat tak berdampak ke turunnya inflasi.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Bahlil: Negara Tetangga Iri RI Mau Jadi Produsen Baterai Listrik

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengakui banyak 'adu pencak silat' di tengah upaya keras Indonesia untuk menjadi produsen baterai kendaraan listrik global.
Baca berita selengkapnya di sini

2. Kolaborasi Bersama Jadi Kunci untuk Capai Ketahanan Pangan

Pandemi covid-19 yang melanda dunia ditambah konflik antara Rusia dan Ukraina telah menyebabkan dampak yang luar biasa, khususnya di sektor pangan. Saat ini kenaikan harga komoditas dunia telah menyebabkan lonjakan harga pangan sehingga membutuhkan kolaborasi bersama untuk menanganinya.

Baca berita selengkapnya di sini

3. Pengetatan Moneter Cepat Tak Berdampak ke Turunnya Inflasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengetatan kebijakan moneter yang terlalu cepat dan ketat tidak berdampak signifikan terhadap penurunan tingkat inflasi.

Baca berita selengkapnya di sini

4. Tiongkok Luncurkan Paket Kebijakan untuk Bangkitkan Ekonomi Kembali

Kabinet Tiongkok meluncurkan paket 33 langkah yang mencakup kebijakan fiskal, keuangan, investasi, dan industri. Langkah itu diambil untuk menghidupkan kembali ekonomi yang ambruk akibat dilanda pandemi covid-19 seraya terus memeriksa bagaimana pemerintah provinsi menerapkannya.

Baca berita selengkapnya di sini

5. Berkat Komoditas, Ekonomi RI 2022 Diprediksi Tumbuh 4,8%

Kepala Ekonom Citibank Indonesia Helmi Arman Mukhlis memprediksikan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan mampu tumbuh hingga 4,8 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar 3,69 persen (yoy).

Baca berita selengkapnya di sini

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id